Jurus playboy – Ep Sistem

SISTEM

Kebanyakan cowok mendefinisikan keberhasilan menggaet cewek sebagai sesuatu yang kebetulan terjadi kepadanya.

Dengarkan cara mereka berbicara tentang hal ini, dan Anda akan mengerti maksud saya.

Kata- kata seperti
―beruntung‖ dan
―diajak bercinta‖
—bahkan kata-kata
―jatuh cinta‖
—semuanya menunjukkan seolah-olah hal itu terjadi secara tidak sengaja.

Jika Anda memperhatikan, Anda tahu bahwa Anda dan saya tidak tertarik menjadi cowok yang hanya kebetulan berada di situasi yang baik. Kita adalah tipe cowok yang menciptakan situasi yang baik.

 

Cewek—dan saya yakin ini tidak mengejutkan—bertindak sedikit berbeda dibanding cowok. Alih-alih selalu ingin memegang tanggung jawab atas sesuatu, cewek lebih tertarik untuk memiliki sesuatu yang disebut ―penyangkalan yang masuk akal‖ (“plausible deniability”).

Cewek suka menjelaskan suatu situasi dengan berkata ―Tiba-tiba itu terjadi!

Ini memungkinkan adanya kendali atas apa yang terjadi, sembari tetap memungkinkan adanya dalih bahwa apapun yang terjadi adalah murni ketidaksengajaan.

Pergilah ke bar dan tanyakanlah ke semua cewek yang Anda temui mengapa mereka berada di bar tersebut. Sangat jarang Anda menemukan cewek yang menjawab

―Aku di sini ingin ketemu cowok- cowok dan bersenang-senang! Lebih sering mereka berkata ―Oh, aku ke sini bareng teman atau aku ke sini untuk ketemu teman atau bahkan sekadar ―Aku ke sini untuk minum-minum!‖

Tetapi sebenarnya, jika Anda memikirkannya lebih lanjut, bar bukanlah tempat yang bagus untuk aktivitas-aktivitas tersebut. Jika Anda ingin bertemu dengan teman,mungkin seharusnya Anda pergi ke tempat lain yang lebih sunyi dan lebih tenang supaya kalian bisa ngobrol dengan lebih kondusif.

Dan Anda bisa minum-minum dengan lebih mudah—dan jauh lebih murah—di rumah.

Banyak cewek tidak mau mengakui bahwa mereka berada di bar untuk ketemu cowok-cowok.

Di sinilah plausible deniability hadir.Cewek butuh alasan untuk menjelaskan mengapa mereka ada di situasi tertentu, dan adalah tugas Anda untuk memberikan alasan itu kepada mereka (lebih lanjut tentang ini nanti).

Sikap tersebut mungkin tidak bisa diterima bagi cowok, tetapi cewek kadang-kadang secara pasif membiarkan hal-hal terjadi pada mereka karena itu sesuai dengan peran gender perempuan.

Untuk memenuhi peran gender laki-laki, Anda harus menghapuskan gagasan bahwa Anda kehilangan kendali atas keberhasilan Anda menggaet cewek.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah berhenti menggunakan kata-kata seperti ―beruntung‖ atau ―diajak bercinta‖, karena terus menerus mengatakan hal tersebut akan melanggengkan situasi.

Seorang Playboy tahu bahwa itu bukanlah hal yang terjadi secara nsidental, jadi mulailah mengendalikan pikiran Anda dengan mengendalikan mulut Anda.

Anda bertanggung jawab atas segalanya yang terjadi kepada Anda, baik ataupun buruk. Jika Anda berhasil mendapatkan cewek, itu karena Anda menciptakan situasinya. Jika Anda gagal mendapatkan cewek, Anda juga harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut
.
Jangan takut—ini tidak semenakutkan yang Anda bayangkan!

 

Di bab ini, Anda akan mempelajari sebuah sistem yang akan mengajarkan kepada Anda segala hal yang Anda perlu tahu untuk berhasil merebut perhatian cewek, mulai dari sebelum Anda bertemu dengannya sampai tips bagaimana melanjutkan hubungan apapun dengan cewek manapun yang Anda inginkan.

 

Ada sebuah teori psikologi tersembunyi yang 99.99% cowok di dunia ini tak ketahui.

Butuh waktu lama untuk saya menemukannya, dan setelah saya mulai mempelajarinya saya merasa informasi dalam topik ini terlalu sulit untuk dipahami.

Apa yang akan Anda baca—disebut peta interaksi (map of interaction)—adalah versi yang lebih detil dan lebih lengkap dari pengetahuan yang telah saya pelajari.

Peta interaksi itu seperti peta perjalanan. Kapankah Anda menggunakan peta? Anda menggunakan peta ketika Anda ingin pergi ke suatu tempat tetapi tidak tahu jalannya. Anda melihat peta untuk mendapatkan arah,lalu mengeceknya lagi secara berkala seiring Anda berjalan untuk memastikan Anda berada di jalur yang tepat.

 

Jika Anda tersesat, Anda ambil lagi peta tersebut dan mencari cara kembali ke jalur yang tepat.

alih-alih memberikan arah menuju lokasi tertentu, peta interaksi menggambarkan cara bermanuver dalam berbagai situasi sosial. Butuh sedikit waktu untuk mempelajari caranya mengendalikan dengan tepat— atau ―mengkalibrasi‖—situasi-situasi tersebut sedemikian rupa supaya Anda tetap bisa melakukan sesuatu yang disebut ―melihat matriks

 

Peta interaksi terdiri atas empat fase:attraction (ketertarikan), rapport (hubungan baik), seduction (rayuan), dan relationship balance (keseimbangan hubungan). Manusia alaminya melalui tahap-tahap ini ketika bertemu dengan seseorang (meski, tentu saja, kalau Anda
bertemu dengan cowok, Anda akan melewati tahap seduction!).

anda bisa melewati tahap manapun yang Anda mau, tetapi melakukan hal itu ada onsekuensinya. Untungnya, konsekuensinya bisa diprediksi. Jika Anda melewati tahap attraction, Anda akan jatuh ke dalam friendzone.

 

Jika Anda melewati tahap rapport, Anda akan menghadapi banyak hambatan, dan hubungan apapun yang berkembang setelahnya akan berhadapan dengan masalah kepercayaan. Jika Anda melewati tahap seduction, Anda akan mendapati hubungan Anda tak bergairah dan, akhirnya, jika Anda melewati tahap relationship balance, Anda akan terus menerus berpindah dari satu cewek ke cewek lain.

Setelah Anda memahami dengan baik cara kerja sistem ini, akan tetapi, Anda harus secara tidak sengaja melanggar beberapa aturan yang ada karena Anda akan mempunyai kemampuan untuk kembali ke tahap apapun yang Anda mau dan menyelesaikan masalah apapun yang mungkin erjadi.

Menjadi seorang Playboy berarti mengetahui bahwa Anda bisa merusak suasana dan tetap memiliki kekuatan untuk menjadikan keadaan kembali normal.

 

Sekarang setelah kita mengetahui semuanya, mari kita menuju ke fase pertama: attraction. Ada tiga sub-tahap dalam attraction, disebut introduction (perkenalan),
demonstratinghighvalue (menunjukkan nilai tinggi), dan qualifying (kualifikasi). Kita akan membahasnya secara rinci satu per satu.

Banyak cowok berpikir bahwa introduction berarti berjalan mendekati seorang cewek, menyapa ―halo‖, dan memperkenalkan diri kepadanya.

Itu mungkin bisa diartikan sebagai ―memperkenalkan diri, tetapi itu bukan maksud dari tahap introduction. Nyatanya, melakukan introduction ini bisa melewati sebagian besar sub-tahap attraction lainnya dan langsung menuju ke tahap rapport. Introduction biasanya terjadi bahkan sebelum Anda membuka mulut Anda.

 

Introduction berlangsung ketika Anda ―berkedip di radar dengan orang yang berinteraksi dengan Anda. Itu kali pertama seseorang menyadari keberadaan Anda. Katakanlah Anda belum kenal teman saya yang bernama James. Anda sebelumnya tidak tahu kalau dia ada, tetapi kini setelah saya berbicara tentangnya, dia muncul di radar Anda.

Anda mulai menyadari keberadaannya. Anda mungkin tidak tahu apa-apa lagi tentangnya kecuali bahwa dia adalah teman saya dan namanya James, tetapi James telah diperkenalkan kepada Anda dengan cara tertentu.

 

Karena pikiran bawah sadar manusia itu super cerdas, kita mampu melihat situasi yang kita tidak ketahui dan membuat penilaian yang sangat kuat dan akurat tentangnya. Pada awal interaksi, kita melihat seseorang dari dekat dan menyerap semua informasi mengenai dirinya yang tersedia untuk kita sehingga kita dapat membentuk opini tentang dirinya.

 

Cowok dan cewek cenderung melihat dengan cara yang berbeda, tetapi prosesnya sama. Setelah kita mengumpulkan informasi sebanyak yang kita bisa, kita membuat penilaian langsung yang disebut ―pre-judgment‖ (penilaian awal).

Pre-judgmenttidak harus bermanfaat karena opini yang terbentuk seringkali salah, dan pendapat tentang topik
yang sama terkadang berbeda-beda berdasarkan sudut pandang setiap orang, tetapi semua manusia secara alamiah melakukan pre-judgment.

 

Pre-judgment yang telah diuji dan terbukti benar secara personal kemudian bisa disebut judgment (penilaian).

Ada beberapa sumber informasi berbeda yang manusia baca secara tak-sadar selama proses ini. Kita membaca bahasa tubuh untuk mengetahui apakah seseorang bersifat dominan atau submisif.

Kita membaca tingkat kehausan seseorang akan perhatian.

Kita membaca apakah seseorang mencoba mendapatkan sesuatu dari seseorang, atau mendapatkan seseorang dari sesuatu. Kita membaca tipe nilai seseorang dan menentukan apakah ia bernilai Enam, Tujuh, Delapan, Sembilan, atau Sepuluh. Kita juga memeriksa nada suara dan konten verbal dari sebuah percakapan.

Setiap bendera merah yang muncul akan memberi efek yang kuat, dan mengizinkan seseorang memutuskan apakah mereka tertarik dengan seseorang atau tidak hanya dalam waktu singkat setelah bertemu dengannya.

 

Akibat begitu cepatnya proses pengambilan-keputusan ini, sangat penting untuk Anda secara konstan berada dalam keadaan ketertarikan standar Anda.

Bahasa tubuh Anda, misalnya, harus selalu mengirimkan sinyal bahwa Anda bersifat dominan, tanpa melebih-lebihkannya atau merasa gelisah. Kita akan bahas lebih lanjut nanti di bagian bahasa tubuh, tetapi untuk sekarang cukup ingat bahwa semua hal dimulai bahkan sebelum Anda memperkenalkan diri kepada cewek atau membuat kontak mata dengannya.

 

 

Sub-tahap kedua yang terjadi selama fase attraction adalah demonstratinghighvalue. Ada beberapa pemikiran yang menyebutnya ―demonstratinghighervalue‖, tetapi itu sama sekali tidak benar.

Demonstratinghigher value menganggap bahwa orang yang sedang berbicara dengan Anda memiliki nilai yang lebih tinggi (higher value) daripada Anda, dan Anda dengan demikian menjadi tidak sebernilai sebelumnya.

 

Jadi jika Anda bertemu dengan cewek yang menarik, demonstratinghigher value berarti bahwa proses pikiran Anda akan mengatakan ―Oke, dia seksi dan saya hanyalah seorang Joe Shmoe,  jadi  kenapa dia mau bertemu dengan saya? Lebih baik saya meyakinkannya bahwa saya ini menarik.‖

 

Memiliki mentalitas seperti itu berarti bahwa Anda secara konstan menjual diri Anda kepada cewek, dan ketika Anda menjual diri Anda, Anda masuk ke tipe nilai Enam. Seperti yang Anda ketahui di bab sebelumnya, memiliki supplicative dynamics adalah level terendah dari seluruh tipe nilai sosial.

Lalu, apa itu demonstratinghighvalue? Mari kita definisikan kata demi kata.

―Demonstrating‖ berarti ―menunjukkan‖, yang berarti bahwa Anda memperlihatkan sesuatu sedemikian rupa sehingga tak memerlukan penjelasan verbal. Semua materi verbal yang terjadi selama fase attraction tidak lebih dari sekadar pengganti. Gunakan percakapan yang cukup kuat untuk meraih perhatiannya sehingga Anda bisa berfokus untuk terus berkomunikasi menggunakan bahasa tubuh Anda.

 

Manusia belajar berbohong dengan sangat efektif menggunakan kata-kata mereka tetapi manusia tidak bisa berbohong menggunakan tubuh mereka, jadi seorang cewek akan mempercayai pesan yang tubuh Anda kirimkan alih- alih pesan yang mulut Anda katakan selama tahap-tahap awal interaksi.

Itu berarti bahwa ketika Anda pertama kali berbicara dengan seorang cewek, Anda menginginkan sebuah percakapan yang tidak diperkaya konten. Berpeganglah pada cara berbicara yang menyenangkan yang disebut candaan (banter).

 

Ini adalah wilayah kunci di mana kebanyakan pria sering tersandung ketika sedang berinteraksi. Setelah Anda membaca buku ini, saya tahu bahwa di beberapa titik Anda akan kesulitan menerapkan demonstratinghighvalue ini.

 

Terlalu banyak cowok menghabiskan sisa hidupnya terjebak di sub-tahap ini, jadi saya akan
menjelaskan kepada Anda caranya mengatasi hal ini dengan sangat sederhana sehingga Anda akan terus menerapkan demonstratinghighvalue tanpa terlihat miskin perhatian.

 

Di area Members’ Only, saya akan memberikan rahasia dan teknik  lainnya kepada Anda serta beberapa alat-alat yang biasa saya gunakan ketika mengajar tatap-muka.

 

―Demonstrating‖, seperti telah kita diskusikan, berarti ―menunjukkan‖, dan ―highvalue‖ berarti Nilai Sepuluh.

Kedengarannya seperti tugas yang mustahil untuk menunjukkan bahwa Anda bernilai Sepuluh di situasi di
mana And tidak mengenal siapa-siapa, tetapi umumnya, sejak awal, yang harus Anda fokuskan adalah menunjukkan bukan berarti haus perhatian.

Ini bisa jadi pedang bermata dua bagi banyak orang, karena banyak yang terbiasa berpikir, ―Saya tidak ingin haus perhatian, jadi saya tidak perlu menunjukkan ketertarikan apapun.

Hal tersebut, seperti yang sudah Anda duga, adalah POIC dan tergolong kekurangan kepercayaan diri ekstrim.

Kombinasi antara bahasa tubuh negatif dan positif adalah kendaraan untuk mengantarkan pesan bahwa Anda tertarik tetapi tidak haus perhatian.

Sayangnya, tubuh Anda berbicara dengan bahasa yang berbeda dengan kata-kata Anda, dan banyak orang tidak tahu cara menerjemahkannya meskipun kata-kata itu terus diucapkan.

 

Jika Anda terlibat dalam sebuah interaksi dengan cewek, Anda tidak akan bisa mengatakan kepadanya bahwa Anda tidak tertarik kepadanya ketika Anda berdiri di dekatnya, tersenyum, dan memandanginya!

 

Kapanpun Anda mencoba meyakinkan seorang cewek bahwa Anda tidak tertarik kepadanyasembari Anda menunjukkan sinyal-sinyal tubuh yang sesuai, Anda telah menjadi korban ketidaksesuaian (incongruence).

 

Kapanpun  bahasa tubuh dan bahasa verbal Anda menyampaikan pesan yang tidak sama, itu disebut ketidaksesuaian. Ini adalah bendera merah buat cewek—salah satu penyebab terbesar gagalnya fase attraction, titik!

Demonstratinghighvalue adalah cara paling efektif untuk terhindar dari ini. Untuk melakukannya secara verbal, seperti yang telah saya sebutkan secara singkat tadi, Anda harus berfokus menciptakan percakapan yang
bebas-konten.

 

Apapun yang mungkin membuat seseorang tersenyum atau tertawa adalah contoh-contoh candaan yang akan meningkatkan keberhasilan Anda merebut hati cewek. Bagi orang yang alami, candaan verbal adalah keahlian yang sudah terserap ke dalam pikiran bawah-sadar, dipelajari dari sumber-sumber seperti kutipan film atau hal-hal
yang diobrolkan oleh teman dan keluarga.

 

Lihatlah masyarakat dan orang-orang di sekitar Anda sebagai inspirasi, lalu tiru kutipan favorit
Anda dan jadikan versi Anda sendiri.

Ketika Anda membeli buku ini, Anda mungkin secara otomatis mendaftar program keanggotaan (membership program) juga. Program keanggotaan memiliki banyak sekali informasi bermanfaat untuk Anda, seperti daftar
beberapa candaan yang berhasil yang telah sering digunakan secara profesional.

 

Saya sudah mengumpulkannya selama bertahun-tahun meneliti dan menciptakan candaan saya sendiri, tetapi ingatlah bahwa Anda pada dasarnya ingin menciptakan candaan Anda sendiri supaya percakapan Anda tetapceria dan ringan.

Berikut ini beberapa tips menciptakan percakapan yang ceria: Ambil kutipan dari film atau gejala sosial. Jangan melantur ke hal-hal negatif—candaan Anda harus bersemangat. Bicarakanlah hal-hal positif, dan seimbangkan dengan bahasa tubuh negatif. Alasan mengapa Anda ingin menghindari topik percakapan negatif adalah karena nanti, ketika Anda berada di fase rapport, negativitas terlalu dini bisa menimpulkan hubungan negatif dengan pasangan Anda.

 

Membangun hubungan negatif bisa memunculkan musuh atau situasi yang tidak diinginkan di mana
pasangan Anda terus-menerus melemparkan masalahnya kepada Anda. Teruslah bereksperimen sampai Anda menemukan gaya candaan yang paling sesuai untuk Anda.

Setelah Anda menerapkan demonstratinghighvalue, Anda siap untuk pindah ke sub-tahap berikutnya, sub-tahap yang banyak cowok sering lewati karena mereka bahkan tidak menyadari kalau sub-tahap ini ada.

Cowok yang mencoba menerapkan sub-tahap ini biasanya menjadi lebih ahli mengenai cewek, sementara cowok yang tidak menerapkannya cenderung terjebak di posisi yang sama sepanjang sisa hidup mereka.

Sub-tahap fundamental ini disebut qualifying. Qualifying punya dua arti: Anda bisa mengkualifikasikan diri Anda kepada seseorang, atau Anda bisa mengkualifikasikan seseorang kepada Anda. Mengkualifikasikan diri Anda
kepada seseorang berarti bahwa Anda mencoba menjual diri Anda kepadanya yang, sepengetahuan Anda, merupakan sesuatu yang sebaiknya tidak Anda lakukan karena tidak pernah berhasil!

Ketika Anda mengkualifikasikan orang lain, Anda mengumpulkan hasrat dan kebutuhan untuk mengejar Anda di dalam dirinya. Tidakkah menyenangkan untuk duduk tenang sementara cewek-cewek mengejar
Anda? Untuk membuat ini terjadi, Anda harus mampu

A) mengkualifikasikan seorang cewek yang belum pernah dikualifikasikan kepada Anda, dan
B) mengenali saat-saat di mana si cewek akan secara alamiah mengkualifikasikan dirinya kepada Anda.

Banyak cowok yang telah belajar bersama saya terjebak ketika mereka tiba di sub-tahap ini karena mereka tidak bisa mengenali bahwa si cewek telah mengkualifikasikan dirinya kepada mereka.

 

Mereka merasa cewek-cewek tidak akan pernah mengejar mereka, dan cewek-cewek tidak tertarik kepada mereka, sehingga mereka tidak bisa mengenali cewek-cewek yang mencoba mengkualifikasikan diri mereka. Mengenali kapan hal tersebut terjadi secara alami sama pentingnya dengan kemampuan mengumpulkan perasaan dalam diri si cewek jika hal tersebut tidak terjadi.

Anda bisa mengetahui apakah seorang cewek sedang mengkualifikasikan dirinya kepada Anda secara alami ketika Anda telah melewati sub-tahap demonstratinghighvalue dan ia mulai tidak nyambung dengan
percakapan yang seharusnya menarik.

Anda seharusnya tidak merasa terkesan olehnya, tetapi Anda akan mengetahui bahwa itu sebenarnya
adalah kualitas yang mengesankan.

 

Ia mencoba memberi tahu Anda sesuatu yang positif tentang dirinya. Bayangkan Anda berada di tengah-
tengah percakapan yang bebas-konten dengan seorang cewek. Segala hal yang Anda bicarakan bersifat konyol, menyenangkan, dan dangkal, dan tiba-tiba ia berkata, ―Ngomong-ngomong, saya ini lulusan Princeton.‖

Tentu saja perkataan ini tidak nyambung dengan percakapan lainnya, karena perkataan ini mengandung konten. Dengan menyebutkan bahwa ia kuliah di Princeton, ia mencoba mengomunikasikan bahwa ia merasa
dirinya pintar.

 

Pesannya adalah ―jika Anda pikir saya pintar, saya kira saya tertarik dengan Anda.‖

Hal ini membawa kita ke poin penting lainnya: cewek perlu merasa mereka telah memperoleh daya tarik Anda kepadanya. Jika Anda tidak memberikan cewek kemampuan dan kesempatan untuk mengejar Anda,
ia tidak akan merasa tertarik dengan Anda.

 

Nyatanya, kebanyakan cewek secara otomatis merasa seolah Anda tidak pantas dikejar-kejar jika Anda
tidak mengizinkan mereka mengkualifikasikan diri, dan mereka akan kehilangan ketertarikan pada Anda.

Tetapi bagaimana kita tahu kalau seorang cewek tidak sedang bermain- main? Apa yang harus Anda lakukan jika dia tidak secara otomatis menjual dirinya kepada Anda setelah Anda menerapkan demonstratinghighvalue? Ada dua alasan masuk akal Anda mendapati diri Anda dalam situasi tersebut.

 

Alasan pertama adalah Anda tidak benar- benar menerapkan demonstratinghighvalue, dan alasan kedua adalah dia
takut meletakkan dirinya ke situasi tersebut. Ia merasa bahwa Anda tidak akan menerimanya, dan itu adalah risiko yang harus ia terima.

Sekarang Anda harus menunjukkannya jalur untuk mengkualifikasikan dirinya sendiri menggunakan beberapa teknik yang akan saya ajarkan.

 

Teknik pertama disebut kualifikasi pertanyaan (questions qualifier). Kualifikasi pertanyaan adalah cara klasik untuk mengkualifikasi seseorang menggunakan serangkaian pertanyaan—atau, lebih spesifiknya, satu pertanyaan dan jawaban-jawabannya.

 

Metode ini mengizinkan si cewek untuk mengkualifikasi dirinya sendiri secara alami di situasi yang
sangat nyata. Contoh yang paling umum untuk pertanyaan tersebut (dan  Anda bisa memvariasikannya jika Anda ingin) adalah ―Bisakah Anda sebutkan tiga kualitas dominan yang paling positif dari diri Anda?‖

Kualifikasi pertanyaan ini sangat manjur karena semakin Anda menggunakannya, semakin Anda melihat bahwa kebanyakan orang akan memberi Anda jawaban yang spesifik. Cewek akan memberi jawaban yang sama terus menerus. Sewaktu-waktu mungkin Anda akan memperoleh jawaban yang sangat berbeda, tetapi umumnya Anda akan memperoleh 20 jawaban yang sama setiap kali Anda bertanya.

Jawaban- jawaban ini bisa digolongkan ke dalam tiga kategori: implikasi seksual (sexual implication), implikasi kecerdasan atau logika (intelligent or logical implication), dan implikasi emosional (emotional implication).
Jawaban yang termasuk seksual misalnya ―agresif‖ atau ―petualang, jawaban yang termasuk logika misalnya ―cerdas‖, dan jawaban yang termasuk emosional misalnya ―ramah, ―jujur, atau ―loyal.

Jika seorang cewek menjawab dengan ketiga kategori tersebut, Anda melihat lampu hijau untuk melanjutkan ke fase berikutnya bersamanya.

 

Itu tidak berarti bahwa Anda selesai berusaha keras, tetapi itu berarti bahwa sejauh ini semua hal berjalan baik. Jika, di lain pihak, jawaban yang Anda terima cenderung masuk ke satu kategori saja, berarti Anda
menanggapinya dengan satu cara tertentu saja.

 

Menerima jawaban yang termasuk seksual semua, misalnya, berarti Anda harus menanggapinya secara seksual dan, konsekuensinya, ia merasa sangat bergairah di dekat Anda.

 

Menerima jawaban yang termasuk emosional dan logika tetapi tanpa jawaban yang termasuk seksual adalah tanda bahwa Anda mungkin akan dijerumuskan masuk ke dalam friendzone seiring Anda meneruskan hubungan.

 

Jika Anda mendapati diri Anda dalam situasi tersebut, ulangi sub-tahap demonstratinghighvalue dan teruslah memberinya sedikit candaan sebelum Anda mengkualifikasinya secara serius.

Ingat dalam kepala Anda bahwa Anda harus melayangkan kualifikasi pertanyaan ini tepat di awal interaksi Anda—ini suatu hal yang harus terjadi ketika Anda berada di puncak kebersamaan Anda dengannya.

Ketertarikan terbangun dengan sangat cepat, dan mati juga dengan sangat cepat, jadi sangat penting Anda menentukan waktunya dengan tepat.

Dalam jangka panjang, ketertarikan itu tidak lebih dari sekadar keingintahuan.

 

Tidak ada yang spesial tentangnya. Ketertarikan itu sekadar keingintahuan. Memahami bahwa ketertarikan adalah keingintahuan membuat Anda benar-benar menggunakan tipe kepribadian yang Anda perlukan sebagai perspektif untuk terlihat menarik bagi cewek.

 

Cewek harus penasaran terhadap Anda; mereka ingin mengetahui lebih banyak. Apa yang Anda lakukan di awal sebuah interaksi adalah membangun keingintahuan tersebut.

Cewek cenderung penasaran tentang lebih banyak hal berbeda daripada cowok, dan karena kita lebih sering berpikir dengan otak logika kita, kita berpikir cara yang tepat untuk menarik perhatian cewek yang kita taksir
adalah dengan bertingkah sepertinya.

 

Jika Anda bertingkah sepertinya, Anda bisa terhubung dengannya, kan? Masalahnya dalam cara berpikir
seperti ini adalah bahwa bertingkah sepertinya akan membuat Anda terlihat seperti perempuan, dan hal ini akan membunuh ketertarikan terhadap diri Anda.

 

Berpeganglah pada taktik yang saya ajarkan sekarang untuk menghindari hal itu.

Salah satu hal paling menarik tentang kualifikasi pertanyaan adalah bahwa jawaban yang diberikan selalu sesuai dengan orang yang menanyakan. Jadi jika saya bertanya kepada Anda apa tiga kualitas dominan paling positif yang Anda punya, mungkin Anda berpikir ―OK,

jadi, apa yang orang ini pikir tentang kualitas dominan saya?‖ dan kemudian Anda menyebutkan tiga kualitas yang Anda kira akan membuat saya menghormati Anda.

Tidak berbeda dengan cewek. Kapanpun Anda menggunakan kualifikasi pertanyaan, cewek akan menanyakan dirinya sendiri ―Apa yang harus saya jawab supaya saya kelihatan menarik menurut cowok ini? Apa yang
cowok ini pikir tentang kualitas dominan positif yang saya punya?‖

 

Ia akan secara alami menjual dirinya kepada Anda! Setelah Anda  menerima jawaban, terimalah semua kualitas yang ia katakan. Jika tidak, ia akan beranggapan Anda tidak menyukainya dan ia akan meninggalkan Anda.
Bahkan tanggapan sederhana seperti ―Oh, bagus sekali‖ sudah manjur.

Penting juga untuk selalu ingat untuk memberikan kualifikasi pertanyaan ini dengan sikap yang ceria. Tak apa-apa untuk berpindah haluan sedikit—tak ada alasan untuk tidak bersikap ceria setelah Anda banyak bercanda dan bersenang-senang dengannya—tetapi jangan ubah percakapan kalian menjadi obrolan serius seperti di acara bincang- bincang Oprah.

Ngobrol dengan terlalu berat atau terlalu dalam akan merusak suasana. Jika Anda bisa bersikap ceria, Anda siap untuk pindah ke teknik kedua yang lebih tinggi yang disebut self-fulfilling prophecy qualifier.

Jika Anda merasa Anda perlu penjelasan lebih atau contoh lainnya, log in ke Members Only Area. Untuk menggunakan self-fulfilling prophecy qualifier, Anda harus menyebutkan satu atau beberapa kualitas
yang cewek idaman Anda harus miliki.

Anda boleh memilih kualitas yang mungkin sudah kelihatan nampak dari dirinya, atau Anda boleh memilih
untuk menggunakan kualitas tertentu tanpa menanyakan apakah ia telah memilikinya atau belum.

Cara Anda melakukan hal ini mungkin sedikit rumit, tetapi saya akan jelaskan sekarang dengan cara yang sederhana sehingga Anda bisa mencobanya di lain kesempatan.

 

Katakanlah Anda sedang duduk di bar yang penuh dengan orang-orang dan Anda akhirnya berduaan dengan cewek yang telah menghabiskan banyak waktunya di bar bersama teman-temannya. Ia duduk bersama Anda di tempat yang sunyi, dan berkata ―

 

Kau tahu, saya tidak tahu mengapa saya punya perasaan tentang Anda—dan mungkin perasaan ini tidak benar—tetapi sepertinya, saya merasa kalau Anda ini orang yang terbuka.

Kapanpun saya bersama-sama dengan Anda, saya merasa seolah saya bisa mencoba hal-hal baru dan itu tidak jadi masalah buat Anda karena Anda jenis orang yang seperti itu dan itu sangat membuat saya nyaman.

Saya kira banyak orang tidak berani melakukannya karena mereka takut bersikap terbuka. Saya tidak tahu apakah Anda tahu Anda mengirimkan sinyal perasaan tersebut, tetapi itu yang saya terima, dan saya menghargainya.‖

Apa yang Anda katakan telah memberinya kualitas (keterbukaan) yang Anda ingin ia miliki dengan memberitahunya bahwa Anda merasa bahwa ia orang yang terbuka.

Ia tidak bisa membantahnya, karena Anda menyatakan dengan jelas bahwa itu sekadar perasaan yang Anda
rasakan. Siapa yang bisa membantah perasaan?

Jika ia membantahnya, cukup katakan ―Ya, itu perasaan yang saya tangkap. Bisa benar, bisa juga salah. Anda mungkin menyadari bahwa selama menyatakan hal tersebut saya membuat banyak pintu belakang untuk diri saya sendiri.

 

Saya sebut ini pintu belakang karena pintu-pintu ini mengizinkan saya untuk keluar dari percakapan ketika perlu. Pintu-pintu ini misalnya ―Anda boleh menganggapnya benar, atau salah, atau

―Ga tau, ini cuma perasaan saya saja.

Kalimat-kalimat seperti ini mengizinkan saya untuk memiliki pertahanan, ketika ia benar-benar tidak setuju dengansaya atau tidak ingin mengkualifikasikan dirinya sendiri. Setelah Anda menentukan kualitas yang Anda inginkan, jangan tunggu reaksinya.

Kebanyakan cowok menunggu, dan ini salah. Teruslah bicara.

Lanjutkan dengan menjelaskan mengapa Anda menghargai kualitas yang

ia punya. Contohnya: ―Keterbukaan Anda membuat saya nyaman, dan rasanya keren untuk bisa ngobrol dengan orang seperti Anda.‖ Sekarang cewek itu sudah terpisah dari cewek-cewek lain.

 

Ia akan merasa ia spesial, dan ia berhak merasa seperti itu, meskipun Anda dan saya tahu bahwa ia sebenarnya tidak memiliki kualitas tersebut, atau belum memperlihatkan tanda-tanda memiliki kualitas tersebut.

 

Yang harus Anda lakukan adalah menunjukkan kualitas tersebut dari dirinya. Jika ia setuju, ia hanya perlu menganggukan kepalanya untuk mengkualifikasikan dirinya. Itulah kekuatan di balik self-fulfilling
prophecy qualifier.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, metode ini sedikit sulit, tetapi kinerjanya luar biasa. Anda akan melihat banyak keberhasilan dengannya dan setelah Anda selesai mengkualifikasinya, terlepas dari apakah itu terjadi secara alami atau Anda yang harus memaksa kualifikasi tersebut, Anda bisa pindah ke fase berikutnya: rapport.

Kebanyakan cowok membuat kesalahan dalam memulai fase rapport.

Tetapi Anda tidak akan seperti mereka, jadi saya akan ajarkan kepada Anda caranya melalui fase ini dengan baik! Rapport memiliki empat sub- tahap: light rapport (hubungan ringan), wide rapport (hubungan luas), deep rapport (hubungan mendalam), dan release (pelepasan).

 

Light rapport adalah tahap di mana Anda mencari koneksi emosi yang potensial. Itu dia! Jika Anda belum menemukannya, Anda hanya mencari yang berpotensi. Di sinilah kebanyakan cowok menghabiskan waktunya.

Percakapan berikut ini adalah contoh light rapport yang tidak akan pernah berlanjut ke wide rapport:
―Hey, apa kabar?‖
―Oh, baik. Apa kabar?‖
―Oh, baik.‖
―Gimana pekerjaanmu?‖
―Oh, baik.‖
―Gimana kabar keluarga?‖
―Oh, mereka baik-baik saja‖
―Oh, syukurlah.‖
―Hmm, nanti kita ngobrol lagi ya.‖
―Oke, dah‖

Bisa jadi Anda ngantuk setelah membaca percakapan ini. Inti dari percakapan seperti itu, percakapan yang sepenuhnya tinggal di wilayah light rapport, adalah untuk mengetahui apakah lawan bicara Anda ada dan untuk menunjukkan kepadanya bahwa Anda sedikit peduli kepadanya karena Anda rela memberikan sedikit waktu Anda kepadanya.

 

Jika itu tujuan Anda, bagus. Tetapi percakapan seperti ini tidak akan membangun ketertarikan bagi cewek.

Aspek yang penting dari light rapport adalah bahwa menanyakan pertanyaan selama tahap ini akan memudahkan Anda mengumpulkan informasi mengenai seseorang. Anda bisa kemudian menggunakan informasi tersebut untuk menentukan cara membangun koneksi dengannya secara lebih mendalam.

Tujuan utama dari komunikasi adalah membangun hubungan baik, yang bisa didefinisikan sebagai transfer emosi langsung dari satu orang ke orang lain.

 

Untuk menransfer emosi secara efektif, Anda harus berpindah ke sub-tahap kedua: wide rapport.

Wide rapport adalah sub-tahap di mana Anda menemukan titik koneksi emosi yang potensial dengan seseorang. Segera setelah si cewek menjawab pertanyaan Anda, Anda menemukan pertanyaan lain lagi.

 

Satu cara yang saya suka untuk melakukan ini adalah dengan bertanya ―Apa yang hari ini kamu lakukan sebelum datang kemari?‖ Sederhana, kan? Si cewek akan mulai mendaftar hal-hal yang telah ia lakukan.

 

Setiap hal tersebut adalah topik potensial untuk deep rapport, jadi perhatikan! Ada beberapa tipe topik deep rapport, tetapi sayangnya kita tidak punya cukup waktu untuk membahas semuanya di buku ini.

Setelah Anda mengumpulkan informasi dari seorang cewek selama sub- tahap wide rapport dan menemukan koneksi emosi yang potensial, Anda siap menggunakannya untuk membangun koneksi. Itu akan terjadi di sub-
tahap deep rapport, sub-tahap ketiga dalam fase rapport.

 

Deep rapport mungkin terasa membingungkan bagi sebagian orang, karena sub-tahap ini menjadikan setiap orang yang terlibat dalam interaksi rentan, tetapi ini adalah sub-tahap yang penting jika Anda ingin memunculkan perasaan cinta. Kita akan bicarakan lebih dalam tentang itu di bab berikutnya, jadi untuk sekarang mari kita melaju ke sub-tahap keempat dan terakhir: release.

Selama release, Anda harus berhenti berbicara tentang topik rapport yang baru saja Anda pelajari dan melupakan semua koneksi yang Anda baru saja buat.

 

Saya tahu ini terdengar sedikit berlawanan—untuk apa belajar susah-susah lalu dilupakan? Setelah deep rapport, Anda akan memantul kembali ke light rapport atau wide rapport, dan mengulangi prosesnya lagi karena setiap saat Anda mengulanginya, Anda akan membentuk ikatan yang semakin kuat. Semakin kuat ikatan yang terbentuk, semakin kuat perasaan cinta yang Anda hadirkan. Ketika Anda bertemu dengan seorang cewek yang Anda taksir dan Anda ingin meyakinkan apakah hubungan yang kalian ciptakan bermakna, pastikan Anda membangun rapport. Membentuk koneksi yang kuat selama fase ini akan membuatnya terhindar dari menolak telepon Anda, pindah ke
cowok lain, atau mengkhianati Anda.

Dan kini Anda berhasil ke fase favorit banyak orang: seduction. Ada banyak informasi tentang topik ini di luar sana, tetapi informasi tersebut tidak sama saktinya dengan yang banyak cowok kira. Seduction itu tidak lebih dari surplus muatan otak emosional Anda dan defisit muatan otak logika Anda. Otak emosional dan otak logika Anda umumnya tidak bekerja bersama-sama. Alih-alih, keduanya hampir selalu berkelahi merebut kendali sumber daya otak Anda.

Ketika otak emosional yang memegang kendali, Anda membuat keputusan emosional. Ketika otak logika yang memegang kendali, Anda membuat keputusan logis dan tidak terlalu mungkin terdistraksi oleh emosi. Anda juga akan jauh lebih kesulitan untuk merasakan respon emosional.

Kemudian, pada saat bekerja, sebaiknya otak logika Anda diperkuat dan pengaruh otak emosional Anda diperlemah. Tahap seduction ini, bedanya, adalah situasi ketika
A) otak emosional cewek sedang kuat dan otak logikanya lemah, dan
B) bentuk-bentuk daya tarik seksual diikutsertakan.

Seduction = Seks + Respon Emosional.

Ada banyak sumber yang menjelaskan cara agar proses ini terjadi—Anda akan menemukan banyak informasi ini di Members Only Area—jadi saya tidak akan membahas terlalu rinci di sini.

 

Saya justru ingin Anda memperhatikan satu hal yang sangat umum, yang disebut ―respon zona merah‖ (“red zone response”). Respon zona merah terjadi ketika otak logika cewek (atau orang lain) melemah drastis, dan otak emosional menguat drastis, sehingga otak logikanya bereaksi dengan pemicu zona merah (“red zone trigger”).

Pemicu zona merah adalah respon di dalam otak logika Anda yang menghentikan Anda membuat keputusan yang murni berdasarkan emosi.

Cewek memiliki zona merah yang sangat kuat, walaupun zona merah cowok jauh lebih kuat. Jika tidak ada zona merah ini, banyak orang akan membuat keputusan yang buruk.

Tujuan Anda bukanlah menemukan cara untuk mendekati zona merah; tujuan Anda adalah menemukan cara untuk menjaga agar zona merah tidak terjadi.

Semakin emosional kepercayaan yang Anda bangun, misalkan semakin kuat hubungan baik yang Anda bangun, semakin mengecil zona merah ini dan otak emosional cewek akan semakin mengambil kendali.Seraya ia menjalin ikatan lebih kuat dengan Anda, ia akan mulai merasa lebih mampu mempercayai Anda dengan emosinya.

Jika itu terjadi, Anda akan berada pada respon zona merah minimum, tetapi jika Anda gagal membangun hubungan baik atau mencoba sepenuhnya melewati fase ini, cewek akan menunjukkan penolakan yang
kuat terhadap Anda.

Anda berhasil memasuki fase terakhir dari peta interaksi: relationship balance.Relationship balance berisi pemikiran tentang empat faktor utama yang terjalin dalam membentuk keseimbangan yang nyaman dan
berkelanjutan dalam hubungan Anda.

 

Empat faktor ini adalah kekuasaan atau kepemimpinan, kepatuhan, nilai, dan kebutuhan akan perhatian.
Kekuasaan, sederhananya, adalah kepemimpinan dalam sebuah hubungan.

Jika Anda ingin berperan sebagai pengambil keputusan dalam hubungan yang Anda bangun, Anda harus memiliki kekuasaan. Kepatuhan adalah tempat Anda menaruh prioritas.

 

Apakah Anda menempatkan prioritas pasangan Anda di atas prioritas Anda, atau prioritas Anda di atas prioritasnya?

 

Nilai adalah harga Anda, atau seberapa banyak orang yang membutuhkan Anda di luar hubungan Anda. Dan kebutuhan akan perhatian adalah investasi Anda dalam hubungan, seberapa banyak Anda berinvestasi pada seseorang yang Anda kencani.

Hal yang penting untuk Anda ingat tentang empat aspek hubungan ini adalah bahwa kepatuhan biasanya menjadi indikator adanya perubahan kekuasaan, dan kebutuhan akan perhatian biasanya menjadi indikator
adanya perubahan nilai.

 

Jadi, misalnya, Anda mendapat promosi di kantor, Anda mungkin akan mendapati nilai diri Anda di luar hubungan
Anda meningkat. Pada saat bersamaan, Anda mungkin menyadari bahwa kebutuhannya akan perhatian Anda tiba-tiba naik atau turun.

Perubahan tersebut mungkin terlihat seolah datang tiba-tiba, tetapi sebenarnya itu adalah respon alami terhadap kenaikan nilai Anda. Selain itu, jika Anda melakukan suatu hal positif seperti mengambil keputusan yang tepat
untuk Anda dan pasangan Anda, Anda mungkin mendapati tingkat kepatuhan tiba-tiba naik atau turun. Ia mungkin mulai melakukan lebih banyak hal terhadap Anda.

 

Ia mungkin mulai melakukan lebih sedikit hal terhadap Anda. Umumnya, tak peduli seberapa tinggi level kekuasaan atau kepatuhan Anda—yang terpenting adalah bahwa kalian berdua mengetahui level kalian masing-masing.

Di sinilah komunikasi hadir. Dalam sebuah hubungan, komunikasi adalah manifestasi level kekuasaan, kepatuhan, nilai di luar hubungan, dan kebutuhan akan perhatian Anda.

 

Kapanpun Anda memiliki masalah, Anda mungkin menghadapinya dengan cara yang tidak solutif jika Anda tidak mempertahankan keseimbangan di antara keempat unsur ini. Bahkan hubungan yang sangat baik pun akan hancur jika hal itu terjadi.

Mari berbicara tentang cara menggunakan peta interaksi, setelah Anda memahami unsur-unsur penyusunnya.

 

Saya tahu saya katakan sebelumnya bahwa Anda menggunakannya sebagai referensi kapanpun Anda merasa memerlukan arah, tetapi di saat yang bersamaan,  Anda  tidak mau memikirkannya terus-menerus ketika sedang tidak menggunakannya.

 

Tujuan utamanya, seperti yang telah saya singgung di awal bab, adalah untuk ―melihat matriks‖ (“see the matrix”). Melihat matriks ini berarti mampu melihat di fase mana Anda berada sekarang, dan kemampuan untuk mengetahui cara melanjutkan fase berikutnya.

Hal ini memunculkan pertanyaan yang sangat kritis: ―Lalu fase apa yang paling penting?‖

 

Banyak orang menganggap fase attraction adalah fase yang paling penting karena mereka merasa fase tersebut berlanjut ke fase rapport.

Fase rapport juga krusial, karena fase itu menggiring Anda mewujudkan koneksi dan rasa cinta. Anda juga bisa menganggap fase seduction penting karena fase tersebut menghadirkan gairah dalam hubungan Anda, atau bisa juga relationship balance yang terpenting karena fase ini melanggengkan ikatan Anda dengan seseorang.

 

Jawaban terjujur ternyata jawaban yang paling sederhana: fase paling pentingnya adalah fase tempat Anda berada sekarang. Terlepas dari apa fase berikutnya atau apa fase setelahnya, fase tempat Anda berada sekarang adalah yang terpenting, karena segalanya bisa berhasil atau gagal di fase tersebut. Itulah sebabnya sangat penting untuk Anda mampu mengenali di fase apa Anda saat ini.

Jika Anda tak bisa mengetahui fase tempat Anda berada sekarang, Anda tidak akan tahu caranya melaju ke fase berikutnya, dan jika Anda tidak tahu caranya melaju ke fase berikutnya, Anda tidak akan tahu caranya meningkatkan kualitas percakapan Anda dan meneruskan interaksi tersebut.

 

Setelah Anda belajar caranya menavigasi peta interaksi, tak akan ada lagi kata ―beruntung‖.

Semuanya terjadi karena rancangan Anda; Anda memegang kendali penuh atas interaksi Anda.

Pertanyaan lain yang sering saya dapatkan adalah ―Bagaimana Anda tahu caranya bertindak di tiap-tiap fase ini?‖ Jadi, cara untuk mengetahui dengan mudah caranya mengambil tindakan di peta interaksi adalah dengan menganggap setiap fase sebagai aspek yang berbeda atas kepribadian Anda.

Selama fase attraction, yang seharusnya menjadi fase standar Anda kecuali Anda berada dalam situasi bisnis atau lainnya yang membutuhkan sikap yang berbeda, Anda harus memiliki pola pikir seorang bocah. Anda harus bersenang-senang dan ceria, dan menghindari hal-hal yang serius atau kontroversial.

Selama fase rapport, Anda harus berfokus hanya menjadi seorang teman, bukan yang lain, karena itulah saatnya Anda membangun kenyamanan dan ketertarikan emosional yang diperlukan untuk melanjutkan hubungan.

 

Selama fase seduction, Anda harus menjadi seorang pria. Anda harus menghapuskan jiwa bermain ala bocah dan menggantinya dengan jiwa bermain secara seksual.

Dengan latihan, Anda akan belajar menjadi bagian kepribadian yang sesuai dengan fase tertentu. Anda tidak bisa menjadi pria tanpa fase attraction. Anda tidak bisa menjadi bocah selama fase rapport.

Anda tidak bisa menjadi teman selama fase seduction. Ketika Anda mulai kebingungan dengan hal ini, Anda memunculkan ketidaksesuaian antara apa yang Anda lakukan, dan cara Anda melakukannya dan apa yang Anda katakan.

 

Untuk membantu Anda, mari kita telusuri peta interaksi sekali lagi.

 

Kali ini, saya akan berikan sinyal yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui di fase mana Anda berada.

 

Tahap pertama dalam fase attraction adalah introduction, seperti yang telah saya katakan. Anda harus selalu menganggap semua orang memiliki gagasan tentang siapa Anda di kepala mereka. Anda harus ―memperkenalkan diri ke cewek sebelum Anda mulai berinteraksi dengannya, jadi saya ingin memastikan bahwa Anda selalu bertindak natural dengan cara yang dominan dan menarik.

 

Ini berlaku juga ketika berbicara dengan cowok, karena cewek selalu memperhatikan Anda, bahkan ketika Anda berbicara dengan teman Anda, dan Anda tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menciptakan ketertarikan.

 

Selama tahap kedua dari fase attraction, demonstratinghighvalue, perhatikan bahasa tubuh positif darinya. Pertanda baik jika ia menghadap Anda dengan tubuhnya, khususnya dengan kaki, lutut, dan bahunya.

Atau jika ia tersenyum, memulai kembali percakapan yang sempat terhenti, atau menyentuh Anda secara konstan dan kembali menyentuh Anda setelah Anda menyentuhnya.

Indikator-indikator ini adalah pertanda bahwa Anda menerapkan demonstratinghighvalue
dengan tepat.

Lagi-lagi, ini hanyalah indikator bahwa ia tertarik dan ketertarikan hanyalah bentuk keingintahuan, jadi menunjukkan beberapa sinyal ini tidak berarti bahwa ia bisa Anda bawa pulang malam itu.

 

Ketertarikannya mungkin hanya sekadar keinginan untuk mengetahu lebih banyak tentang Anda. Mengetahui caranya bernavigasi di situasi ini dengan tepat adalah penyebab mengapa penting untuk memahami peta interaksi.

Ketika Anda mengkualifikasi seorang cewek, ia akan mencoba cara tersulit untuk membuat Anda terkesan, seringnya melalui percakapan verbal.

Mengetahuinya adalah hal mudah—dengarkan kalimat yang tidak nyambung yang mengandung unsur positif dalam percakapan tersebut.

Perhatikan ketika ia mencoba membuat Anda terkesan. Tidak sulit jika Anda tahu apa yang harus Anda lihat.

Selama light rapport, tahap pertama fase rapport, menyisipkan materi yang mengundang rasa ingin tahu ke dalam percakapan Anda adalah pertanda baik.

Anda meminta masing-masing dari kalian untuk terbuka di tahap ini. Tugas Andalah untuk membuka diri Anda terlebih dahulu supaya ia merasa nyaman untuk terbuka dengan Anda, jadi penting untuk mengenali tahap tempat Anda berada.

 

Anda akan berada di tahap wide rapport ketika topik-topik spesifik mulai dibicarakan. Ia mungkin akan menyebutkan beberapa hal, atau Anda mungkin akan membahas beberapa topik tanpa mulai membuat koneksi deep rapport.

Setelah Anda merasa memiliki titik koneksi yang bisa Anda lanjutkan ke tahap deep rapport, berarti Anda sedang berada di tahap
wide rapport.

 

Respon fisik adalah indikator utama dari deep rapport.

Selama fase ini, cewek akan bersandar ke arah Anda dan membuat kontak mata yang kuat. Akan terasa seolah segalanya di sekitar kalian menghilang dan sesuatu yang saya sebut ―Gelembung Kita akan mulai terbentuk.

Anda juga akan mendapati ―isyarat mata‖ (“eye accessing cues”): ia akan terus menerus memperhatikan Anda, dan kemudian berpaling melihat ke tanah atau ke bawah dengan sudut tertentu.

Di tahap terakhir rapport, release, Anda harus mengeluarkan diri Anda dan cewek lawan bicara Anda dari keadaan emosional yang Anda bangun.

 

Tanda bahwa ini telah berhasil terjadi adalah salah satu dari Anda akan duduk kembali. Ini adalah bentuk reset fisik yang mencerminkan reset mental yang kalian berdua lakukan.

Anda pun masuk ke tahap seduction.

Selama seduction, cewek akan terus-menerus melihat ke bawah.

Anda akan menyadari pupilnya melebar dan nafasnya berat. Ia juga banyak bolak-balik ke kamar mandi.

Jika ia menunjukkan respon zona merah, ia akan sering melakukan sesuatu yang disebut ―kondisi jeda‖ (“breaking state”) atau mudahnya, keluar dari rayuan yang Anda berikan padanya.

 

Jika ia sering pergi ke kamar mandi selama tahap seduction (dan jika ternyata saat itu bukan tahap seduction, mungkin hal lain yang akan terjadi…) berarti mungkin ia mencoba melakukan jeda.

Ia melakukannya karena Anda belum cukup membangun hubungan baik.

 

Cewek juga akan sangat responsif melakukan percakapan sensual selama fase seduction. Topik percakapan apapun yang dilakukan dengan aktivitas fisik—sentuhan, pandangan, penciuman, pendengaran, rasa akan menghasilkan respon yang kuat.

Cara untuk mengetahui bahwa Anda memasuki fase relationship balance adalah ketika ia berhenti melakukan uji kesesuaian tindakan Anda, atau melakukannya dengan lebih jarang. Anda sudah membuktikan bahwa kepercayaan diri Anda asli dan Anda sudah membangun hubungan baik yang cukup dalam dengannya, jadi tak perlu lagi menguji Anda. Ia akan menerima Anda sepenuhnya.

 

Jadi begitulah! Sistem yang lengkap. Tepuk pundak Anda atas keberhasilan Anda sampai sejauh ini. Sisa buku ini didedikasikan untuk membantuk Anda menggunakan sistem ini untuk mengendalikan attraction, rapport, seduction, dan relationship balance.

Tertarik? Bagus. Mari melaju…

 

Leave a Comment