[Id] Painkiller

Pendahuluan

Kebahagiaan itu sangat mudah didapat. Dengan cara yang sederhana Anda bisa menjadi luar biasa bahagia. Hidup Anda menjadi lebih berarti dan terarah.

Painkiller adalah obat untuk penyakit hati yang aman dikonsumsi setiap saat. Kill the pain while it’s little. Sebelum menjadi kronis, sembuhkan hati Anda. Karena hati adalah lokomotif yang menggerakan hidup. Jika hati dalam kondisi baik, maka hidup Anda pun akan menjadi baik. Jika tidak, begitu pula dengan hidup Anda.

Buku ini menyajikan sejumlah resep yang sengaja dibuat singkat namun terarah.

Karena hati yang sakit membutuhkan obat yang praktis dan bisa cepat dicerna. Resep ini sangat penting. Jika Anda menguasainya, maka Anda akan baik-baik saja.

Painkiller memiliki superpower! Dan tidak lama lagi saya akan membagi kekuatan itu kepada Anda. Hanya kepada Anda!

Sebelum membangun sebuah rumah, hal pertama yang Anda lakukan adalah membuat pondasi yang kokoh. Apakah pernah melihat pembangunan rumah yang dibuat atapnya terlebih dahulu? Apa pernah melihat mereka memasang pintu dan jendela lebih dulu?

Sesuatu yang besar berawal dari yang kecil. Bayi tumbuh menjadi dewasa. Ayam berasal dari sebutir telur. Bahkan tsunami berawal dari ombak kecil. Disini saya akan mengungkap resep singkat namun kuat untuk menjadi besar. Bersiap-siaplah!

I LOVE ME

I Love Me!

Mencintai orang lain itu bagus. Tapi lupakan itu dulu. Saya hanya ingin berbicara mengenai Anda.
Bukan orang lain.

“To love oneself is the beginning of a life-long romance” Oscar Wilde Pernah berpikir bahwa hubungan yang Anda jalani seumur hidup adalah dengan diri sendiri? Suka atau tidak, Anda tidak akan pernah bisa putus dari hubungan itu.

Bahkan ketika menjalani suatu hubungan dengan seseorang, tidak mungkin bisa lepas dari diri Anda sendiri.Satu-satunya cara agar hidup Anda nyaman adalah menjalin hubungan yang baik dengan diri sendiri. Ini tidak berarti hidup Anda akan terlepas dari masalah. Yang namanya hidup, pasti ada masalah.

Tapi selama Anda memiliki hubungan yang harmonis dengan diri sendiri, masalah apapun bisa diatasi.Saya percaya Anda bisa mencintai orang lain dengan sangat baik. Tapi apa istime wanya itu jika mencintai diri sendiri saja tidak mampu?

“Find your self-respect now. Don’t dumb yourselves down.” Danica McKellar

Berikan alasan kuat agar orang mau menghargai dan mencintai Anda. Sangat tidak masuk akal jika Anda berharap dicintai, sementara Anda saja membenci diri sendiri.

Menuntut penghargaan orang, sedang Anda saja menilai diri Anda rendah.

Jika bukan Anda yang membangun kepribadian terbaik Anda, lalu siapa lagi? Jangan berharap orang lain melakukannya untuk Anda. Mereka memiliki hidup yang harus mereka urus. Seseorang yang sudah berdamai dan mencintai dirinya, tidak membutuhkan bantuan apapun untuk membuatnya bahagia.

Tidak operasi tummy tuck atau operasi plastik.

Selama Anda berpikir kebahagiaan itu adalah faktor eksternal, selama itu pula Anda sulit bahagia. Jika benar terjadi, tidak ada bedanya Anda dengan pecandu obat. Anda selalu membutuhkan sesuatu untuk mendukung ketenangan Anda.

Jangan takut melihat diri Anda di cermin. Tidak usah ragu naik ke atas timbangan. Love yourself just the way you are. Mau sampai kapan Anda melarikan diri? Berhenti memusuhi diri sendiri. Make love, not war. Jika merasa gemuk, perbaiki pola makan Anda. Jika ingin gemuk, pilih makanan yang sesuai.

Ketika cinta sudah tumbuh dalam diri, saya yakin Anda akan melakukan yang terbaik untuk diri Anda. Bukan dengan cara seorang junkie, tapi seorang kekasih. Dan seorang kekasih sudah pasti akan menerima orang yang ia cintai apa adanya.

 

Sebenarnya apa yang Anda kuatirkan? Pendapat orang tentang Anda? Lupakan. Pendapat orang lain, baik atau buruk, bukan urusan Anda. Yang menjadi urusan Anda adalah pendapat Anda tentang diri sendiri. Berhenti membanding-bandingkan Anda dengan orang lain.

Berharap menjadi orang lain ibaratnya seperti ingin merubah mangkuk menjadi piring! Sulit bagi sebuah batalion bisa menguasai medan perang, jika masih ada peperangan lain diantara personilnya.

 

 

Ambil Tanggung Jawab

Seorang teman sering sekali mengeluhkan sopirnya kepada saya. Orang pertama yang dia ceritakan ketika sampai dikantor adalah Rido, sopirnya. Masalahnya itu-itu saja.

Rido sering salah jalan, hingga teman saya telat masuk kerja atau menghadiri meeting. Beginilah gambaran orang yang membiarkan hidupnya dikendarai oleh orang lain. Kecewa, mengeluh, bahkan stres. Yang pada akhirnya membuat dia terjebak pada situasi yang sebenarnya tidak dia inginkan.

Stop! Selamatkan sisa hidup Anda sekarang juga. Jika tidak sekarang, kapan lagi?

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengendarai hidup Anda sendiri, dan ambil tanggung jawab. Anda hanya memiliki satu kesempatan hidup, masa iya masih mau memberikannya kepada orang lain?

“When you take charge of your life, there is no longer need to ask permission of other people or society at large. When you ask permission, you give someone veto power over your life.” Abert F. Geoffrey

 

Hidup memiliki banyak pilihan, kita tahu itu. Bahkan baju yang akan dipakai setiap haripun itu pilihan. Ironisnya, tidak semua orang tahu siapa yang berhak memilih untuk dirinya.

Ketahui apa yang Anda inginkan. Jika itu baik untuk Anda dan tidak merugikan orang lain, lakukan. Hanya orang kecil yang tidak mau mengambil keputusan dan menerima resikonya.

 

Anda masih takut salah memilih? Lalu apa yang membuat Anda yakin orang lain akan tepat memilih? Tidak ada jaminan untuk itu. Peluangnya sama, 50:50.

Hidup Anda, tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi tanggung jawab orang lain.

Tidak juga orang tua Anda. Berhenti mengecilkan diri sendiri dengan menganggap pilihan orang lain pasti lebih baik.

Jawab ini: jika Anda menggantungkan hidup kepada orang lain, lalu apa yang bisa Anda banggakan? Jika hidup Anda saja tidak menjadi tanggung jawab diri sendiri, lalu bagaimana bisa orang lain mempercayai Anda? Ingat, tidak ada satu pun showroom mobil yang menjual kendaraan berikut sopirnya!

 

“You can do what you have to do, and sometimes you can do it even better than you think you can.”
Jimmy Carter

Reset pikiran dan perasaan

Anda tidak mau sakit tapi akhirnya jatuh sakit. Menghindari seseorang tapi malah selalu bertemu. Berharap tidak hujan tapi kehujanan. Tidak mau punya pasangan perokok tapi malah menikahinya.Sepertinya semua yang tidak Anda inginkan, Anda dapatkan. Apa yang salah? Tidak ada.

Karena memang kita akan mendapatkan apa yang kita fokuskan. Jika tidak mau sakit, katakan ingin sehat.Jika tidak mau miskin, katakan ingin kaya.

Anda tidak bisa berpikir jelek, tapi ingin hasil yang bagus.

 

“What we think, we become.” Buddha

Ini sangat penting. Pola pikir Anda menentukan hidup Anda. Entah itu baik atau buruk, Anda akan mendapatkan apa yang paling sering Anda pikir dan rasakan. Cara berpikir Anda tersebut membentuk belief system. Output-nya adalah hidup Anda. Mereka yang menganggap dirinya selalu sial, akan terus sial.

Sebaliknya mereka yang merasa hidupnya beruntung, akan terus beruntung. Sesederhana itu. Apa yang Anda percayai itu benar, Anda benar. Selalu fokuskan pikiran dan perasaan hanya pada apa yang Anda inginkan.

 

“We all talk to ourselves. A major key to success exists in what we say to ourselves, which helps to shape our attitude and mindset.” Darren L. Johnson

Dan satu lagi yang sangat penting. Hati-hati dalam berkomunikasi dengan diri sendiri. Dialog internal memiliki efek yang luar biasa dahsyat. Biasakan Anda berbicara baik kepada diri Anda. Bukan membodohi.

Contoh dialog internal yang negatif:

– Saya yakin pasti gagal
– Saya memang bodoh
– Saya tidak bisa melakukannya
– Percayalah, saya selalu sial
– Dan sebagainya

Kenapa harus mengatakan yang negatif padahal Anda memiliki pilihan untuk positif?

Contoh dialog internal yang positif:
– Saya yakin pasti berhasil
– Saya pintar
– Saya bisa melakukannya
– Saya pasti beruntung
– Dan sebagainya

Jangan menuangkan “racun” kedalam diri Anda, karena besar kemungkinan bisa “mematikan” Anda. Yang namanya pikiran ibaratnya lagu dari sebuah audio player.

Jika tidak suka, Anda tinggal menekan tombol Stop. Lalu beralih ke lagu berikutnya. Buat pikiran Anda bekerja untuk Anda, bukan malah menyerang Anda.

BERSYUKUR

Mau jalan pintas menuju kebahagiaan? Gampang. Bersyukur saja. Selama belum melakukan ini, Anda akan sulit happy. Aturan main yang simpel bukan?

“Be thankful for what you have; you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough.” Oprah Winfrey

Apa yang membuat Anda sulit bersyukur?
1. Karena saya miskin
2. Karena saya menganggur
3. Karena saya tidak cantik/ganteng
4. Karena saya belum menikah
5. Karena saya …

Beryukur atas apa yang Anda miliki, dan bukan fokus pada apa yang tidak Anda dapatkan. Kabar baiknya, dengan bersyukur Anda akan mendapat lebih dari yang sudah Anda miliki. Dan hanya rasa syukur yang dapat menenangkan jiwa yang resah. Lakukan ini setiap saat, dan perlahan keresahan itu akan menyingkir dengan sendirinya.

Anda ingat saja Resep #4 ini baik-baik, lakukan dan perhatikan apa yang terjadi pada hidup Anda.

 

“When you are grateful fear disappears and abundance appears” Anthony Robbins

Bukankah Anda lebih menyukai orang yang berterima kasih ketika Anda beri sesuatu? Bahkan bisa jadi Anda memberi lebih dari yang sepantasnya dia terima bukan?

Lain halnya jika orang itu malah nyinyir atas pemberian Anda. Selalu saja ada yang dia keluhkan. Apa iya Anda akan mudah memberi sesuatu kepada dia dikemudian hari?

Hal serupa terjadi jika Anda selalu berterima kasih kepada Tuhan. Jika Anda saja mampu memberikan lebih kepada orang lain, coba bayangkan apa yang dapat Tuhan berikan kepada Anda!

Bersyukur bukan berarti begitu saja Anda berhenti bermimpi dan mewujudkanya. Bukan juga lantas “cukup” dengan yang sudah Anda dapatkan. Disini seninya. Dapatkan apa yang Anda inginkan, dan inginkan apa yang sudah Anda dapatkan.

Syukuri hal yang paling dekat dengan diri Anda terlebih dulu. Berterima kasih untuk mata yang masih bisa melihat. Untuk kedua telinga yang masih bisa mendengar. Dan kedua kaki yang masih bisa membawa Anda kemana-mana. Seumpama tubuh Anda sebuah keyboard komputer, apa yang bisa Anda lakukan jika huruf “A” tidak berfungsi?

“There’s always something to be thankful for.” Anonymous

 

berhenti mengeluh

Hapus kebiasaan remeh ini dari kehidupan Anda. Saat ini juga! Sebelum mengeluhkan pasangan, pekerjaan, atau apa pun. Ingat, siapa orang pertama yang memutuskan atau memilihnya.

Jika mengeluhkan pasangan, tanya siapa yang memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya? Jika mengeluhkan pekerjaan, tanya siapa yang melamar dan menerima pekerjaan itu? Pada dasarnya, apapun yang Anda kerjakan sekarang adalah hasil dari sejumlah keputusan dan pilihan yang sudah Anda ambil di masa lalu.

Jika Anda berargumen bahwa Anda tidak pernah memilih pasangan, orang tua yang memilihkannya untuk Anda.

Perlu Anda sadari, Anda selalu memiliki pilihan untuk menerima dan menolak. Bahkan ketika tidak memilih, itupun sebuah pilihan. Jadi mau dibentuk seperti apa hidup Anda, kembali kepada keputusan Anda sendiri.

Pikir ulang jika mau mengeluh. Karena pada dasarnya Andalah orang yang paling bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada hidup Anda.

“If you can quit, quit. If you can’t quit, stop complaining – this is what you chose.” Joe Konrath

 

Pekerjaan Anda adalah contoh lain yang sering dikeluhkan. Ada yang sebagian waktu bekerjanya malah habis untuk mengeluh. Kurang ini, kurang itu. Harusnya begini, harusnya begitu. Selalu saja ada yang tidak sesuai menurut pandangannya.

Entah pekerjaannya terlalu banyak, bosnya yang sewewenang atau rekan kerja yang menurutnya tidak bisa bekerja. Jika begitu banyaknya yang Anda keluhkan, siapkah Anda digantikan? Ingat, ada ratusan bahkan ribuan pengangguran yang mengincar pekerjaan Anda sekarang!

Jangan mau menyengsarakan hidup dengan kebiasaan yang tidak ada manfaatnya ini. Jika Anda lahir menangis dan hidup mengeluh, pada akhirnya hanya akan membuat Anda mati kecewa.

 

Mengeluh tidak pernah menjadi jalan keluar bagi sebuah masalah. Justru hanya membenarkan ketidakberdayaan Anda. Lebih mengerikan lagi, malah semakin mendekatkan yang buruk dan menjauhkan yang baik. Perhatikan saja, Anda akan mendapat lebih banyak dari yang Anda keluhkan. Mengeluh karena bos menyebalkan, suatu waktu Anda mendapat bos yang lebih parah menyebalkannya.

Mengeluh karena gaji kecil, pengeluaran bulanan Anda malah semakin bengkak. Ada saja yang harus Anda bayar.

Mengeluh ibaratnya seperti naik sebuah ayunan. Membutuhkan tenaga besar tapi tidak membuat Anda terbang kemana-mana. Jika tidak suka sesuatu, maka ubahlah. Tapi kalau tidak bisa, berdamailah. Buat jalan baru agar hidup Anda kembali enak.

“If you have time to whine and complain about something then you have the time to do something about it.”
Anthony J. D’Angelo

Jika Anda bisa mengatakan “Ya Tuhan kenapa saya?” ketika mendapat cobaan, coba katakan “Ya Tuhan kenapa saya?” ketika mendapat berkah.

 

Rekondisi Hidup

“Nobody can go back and start a new beginning, but anyone can start today and make a new ending.”
Maria Robinson

Berubah menjadi negatif jauh lebih mudah dibandingkan dengan berubah kearah yang positif.

But change is possible.

Ibaratnya sebuah gelas yang penuh dengan air keruh. Agar airnya kembali jernih, Anda harus memenuhinya dengan air yang bersih terus menerus hingga air yang keruh di dalam gelas tadi pun meluap dan akhirnya berubah menjadi air bersih yang Anda isi.

Begitu pula dengan pikiran Anda. Sebenarnya Anda bisa melatih otak agar sesuai dengan keinginan Anda, kuncinya hanya perlu konsisten. Ketika otak sudah terlatih, kemudian akan tertanam dalam belief system dan alam bawah sadar Anda.

Nah, alam bawah sadar inilah yang kemudian akan menggerakan hidup Anda. Sebut saja alam bawah sadar yang berisikan beliefs Anda itu sebuah mesin. Selama masih menggunakan mesin yang lama, sulit rasanya bisa mendapatkan hasil yang baru.

Anda perlu rekondisi. Rekondisi sendiri berasal dari bahasa Inggris recondition, yang artinya mengembalikan kepada kondisi yang baik melalui perbaikan, atau renovasi.

“Change the way you look at things. And the things you look at change.” Dr. Wayne Dyer

Jika mau hidup Anda berubah, ganti cara berpikir Anda. Melakukan hal yang sama tapi ingin hasil yang berbeda, itu tidak masuk akal. Hidup Anda terbentuk karena pola pikir Anda. Seperti halnya sebuah baju yang dibuat berdasarkan sebuah pola.

Jika ingin bentuk bajunya berubah, Anda tinggal ganti polanya. Kita memang tidak pernah bisa mengontrol apa yang kita pikirkan. Kita bukan robot. Namun biasakan mengawasinya. Dan terlebih dulu ubah pola pikiran yang paling mendasar.

Jika selama ini Anda sering mengatakan diri Anda bodoh atau menganggap dunia ini suram, saatnya Anda berhenti. Hidup Anda hanya akan berubah ika cara pandangan Anda berubah. Selalu pilih pikiran baik, agar yang tertanam dalam alam bawah sadar Anda pun baik.

Hasilnya, hidup Anda akan menjadi baik. Jika yang Anda tanam adalah pohon  anggur, mustahil buah jeruk yang akan tumbuh. Dan selalu libatkan hati Anda, karena perasaan baik akan menuntun pada hal yang baik pula.

 

Jangan jadi pelawak

“If you deny yourself commitment, what can you do with your life?” Harvey Fierstein

Jika Anda sulit berterima kasih atas semua yang Anda dapatkan, lalu buat apa Anda meminta lebih banyak lagi?

Jika Anda menyia-nyiakan hidup Anda sekarang, lalu buat apa Anda meminta waktu hidup lebih lama lagi? Apakah Anda ingin terlihat seperti komedian dihadapanNya? Jadilah orang yang menyelaraskan pikiran dengan kata-katanya, dan kata-kata dengan perbuatanya.

Seseorang yang menjaga dan menghargai ucapannya. Seseorang yang punya tujuan. Seseorang yang berkomitmen.

Buat diri Anda menjadi pribadi yang sebaik-sebaiknya. Tidak ada yang lebih banyak mendapatkan keuntungan dari itu semua, sebanyak dari diri Anda sendiri. Temui diri Anda di cermin dengan perasaan bangga, bukan datar apalagi malu. Jalani hidup dengan bergairah. Dan jangan pernah menjadi pelawak yang menjadikan hidupnya sebuah lelucon!

“Never underestimate the power of passion.” Eve Sawyer

BAHAGIA

Serius Mau bahagia?

Anda akan bahagia jika:
1. Banyak uang
2. Punya pacar
3. Jadi bos
4. Punya rumah dan mobil
5. Menikah
6. Kurus
7. Cantik/tampan

Apakah Anda memilih diantaranya? Kesalahan yang paling dasar yang dilakukan seseorang dalam kebahagiaan adalah mencari keluar dari dirinya. Jangan pikir jabatan, harta atau status bisa menjadi alat tukar kebahagiaan Anda.

Salah besar! Kebahagiaan itu ada dalam diri, ada dalam pikiran dan hati Anda. Yang akan selalu berada disana bahkan ketika Anda tidak memiliki apa pun. Katakan saja bagi Anda kebahagiaan itu terletak pada jabatan atau uang.

Maka kebahagiaan Anda hanya akan bertahan selama Anda menjabat dan punya uang. Jika tidak, Anda tidak bahagia. Namun jika Anda mengubah kekeliruan ini dan berpikir bahwa kebahagiaan itu berasal dari dalam diri Anda, maka bisa dipastikan Anda akan bahagia kapan dan dimana pun. Dalam situasi apa pun.

 

“Nothing can bring you happiness but yourself.”
Ralph Waldo Emerson

Bahagia adalah bawaan lahir, kita hanya mudah dipengaruhi lingkungan. Apa pernah ada bayi yang hidupnya sengsara? Sekali pun orang tuanya miskin, dia masih bisa tertawa. Sederhananya, kebahagiaan hanya soal keputusan. Ini terdengar klasik, tapi benar pepatah bilang, happiness is a journey, not a destination.

Evaluasi cara pandang Anda, karena itu menentukan apakah hidup Anda bahagia atau tidak. Kalau Anda memiliki semboyan “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, saatnya buang pikiran konvensional tersebut.
Satu-satunya cara untuk bahagia adalah Anda putuskan sekarang juga.

Buat semboyan baru, “bersenang-senang sekarang, lebih senang kemudian.” Berkreasilah untuk hidup Anda yang bahagia!

“Some pursue happiness – others create it.” Anonymous

Kita sama-sama tidak tahu berapa lama sisa umur kita. Dan menunggu sesuatu atau orang lain membahagiakan Anda adalah sebuah lelucon besar!

 

Lakukan lalu lupakan

Perhatikan situasi ini, apakah pernah terjadi kepada Anda? Setelah lamanya menganggur, akhirnya si A mendapat pekerjaan. Adalah si B yang mengenalkan si A kepada salah satu kliennya yang memang sedang membutuhkan pegawai.

Dari situ si B merasa sudah melakukan hal besar untuk temannya, bahkan merasa pantas mendapat imbalan. Setidaknya ucapan terima kasih. Namun ketika tidak mendapatkan dua hal tadi, maka ia pun kecewa lalu muncul komentar “kalau bukan karena saya, dia tidak akan mungkin bisa begitu.”

Jika benar pernah terjadi, coba pikirkan kembali. Secara pikiran awam, memang benar si B telah membantu mengenalkan si A kepada kliennya hingga si A men dapat pekerjaan.

Tapi itu tidak lebih dari sekedar pikiran dangkal. Kalau mau menggali lebih dalam, Anda akan sadar bahwa ada kekuatan Tuhan disana. Kekuatan Maha Besar yang bekerja untuk si A. Dan si B, ibaratnya hanya sebuah mediator.

Jika seseorang mendapat keberuntungan, tidak ada ruginya ikut berbahagia. Jika Anda membantu seseorang, bantu saja. Dan lupakan. Ucapan terima kasih atau imbalannya tidak selalu datang dari orang yang bersangkutan.

Bisa datang dari mana saja.

Anda memberi uang kepada orang tua sejumlah satu juta. Jangan kaget jika satu minggu kemudian menerima uang dua kali lipat dari teman Anda.

“Universe has a perfect accounting system. No debt goes unpaid.“ Deepak Chopra

Misalnya saja Anda menemukan orang yang tidak tahu berterima kasih. Sudah Anda bantu, dia malah balik merugikan Anda. Sungguh itu bukan urusan Anda. Semua perbuatan masing-masing orang ada balasannya. Pastikan saja bahwa perbuatan Anda sebaik dari yang Anda harap dapatkan. Tidak perlu resah karena
soal balas budi seseorang kepada Anda.

Dengan izinNya, pada akhirnya kebaikan Anda pasti akan kembali kepada Anda. Dan ini sudah menjadi aturan main, bahwa balasan perbuatan seseorang tidak akan pernah tertukar! “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka itu untuk dirimu sendiri..”

 

VIP

“A man is but the product of his thoughts; what he thinks, he becomes.” Mahatma Gandhi

Suatu hari saya mengobrol dengan seorang teman. Menawarkan kemungkinan untuk mendapat undangan konser kelas VIP (Very Important Person). Namun dia menolak dengan alasan bahwa dia hanya orang biasa, dan merasa tidak layak.

No, you’re not.

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling mulia. Jika Anda berpikir Anda tidak pantas mendapatkan yang terbaik, think again. Jangan buat batasan-batasan yang hanya akan menyempitkan hidup Anda.

Anda sangat berharga.

Begitu juga dengan hidup Anda. Saya percaya bahwa Anda tidak lahir hanya untuk menjadi orang biasa. Buat alasan besar kenapa Anda lahir ke dunia.

“Optimism is the faith that leads to achievement. Nothing can be done without hope or confidence.”
Helen Keller

Apa pun yang terjadi, never sell yourself short. Terutama kepada diri sendiri. Dan daripada merendahkan diri di hadapan orang lain, lebih baik Anda diam. Ingat, jelas sekali perbedaan antara rendah hati dengan rendah diri. Selalu awali dari diri sendiri terlebih dulu.

Sekalipun orang lain belum menilai Anda penting, yakinkan jiwa Anda bahwa Anda penting. Daripada mengurutkan kelemahan-kelemhan yang mendukung ketidakpentingan diri Anda, urutkan kekuatan- kekuatan yang Anda miliki.

Masih tidak punya alasan untuk dianggap penting? Maka buat. Jangan menunggu orang lain melakukannya untuk Anda.

“One day you will wake up and there won’t be any more time to do the things you’ve always wanted. Do it now.”
Paulo Coelho

 

Hati… Hati…

Pernahkah Anda mendapat cobaan atau masalah? Atau jangan-jangan Anda sedang mengalaminya dan tidak tahu harus berbuat apa. Ketika masalah muncul, kita cenderung mencari jawaban atau solusinya di luar.

Entah itu kerabat, teman, atau orang lain.

Begitu besar harapan kita bahwa mereka bisa menjadi jalan keluar. Itu salah kaprah. Jika dompet Anda jatuh di dalam rumah, cari dompet itu disana. Bukan mencarinya di jalan, hanya karena disana lampunya lebih terang.

“Only the heart knows the correct answer.” Deepak Chopra

Yang perlu Anda dengarkan adalah hati Anda, bukan hati orang lain. Dengarkan dia berbicara. Hati tidak pernah berdusta. Dia tidak memiliki kepentingan, atau berharap mendapat keuntungan. Dan hanya hati yang tahu arah mana yang benar.

Bahkan ketika ego Anda menghasut berbuat salah, hati Anda akan berbicara lain. Hati adalah sumber dari semua pertanyaan. Temukan jawabannya disana.

“Your heart is the size of an ocean. Go find yourself in its hidden depths.” Rumi

Lari dari masalah tidak akan pernah membuat masalah itu berkurang atau bahkan menghilang. Dan jangan kekanak-kanakan dengan beranggapan bahwa alkohol atau obat-obatan bisa membuat masalah Anda pergi. Apalagi berpikir bahwa dengan lari keluar kota atau negeri bisa membuat masalah Anda selesai.

Masalah hanya akan pergi jika Anda mencarikannya jalan keluar.

Ibaratnya sebuah tikus yang berada dalam rumah Anda. Dia akan terus berada disana, selama Anda belum membuka pintu agar dia bisa keluar. Selalu pusatkan pikiran pada solusi, bukan masalahnya. Jika kamera handphone Anda ditujukan pada bangunan sebuah rumah, maka hasil jepretannyapun sebuah rumah.

Apa mungkin kamera Anda membidik sebuah rumah, dan hasilnya pesawat terbang? Apa yang Anda fokuskan, itu yang Anda dapatkan. Masih berpikir tidak memiliki pilihan? Pikir-pikir lagi! Kita hidup selalu dihadapkan pada dua sisi, yang pada akhirnya menuntun kita untuk memilih.

Baik dan buruk.

Benar dan salah.

Siang dan malam.

Dingin dan panas.

Panjang dan pendek.

Laki- laki dan perempuan.

Surga dan neraka.

Anda selalu memiliki pilihan.

Besar kemungkinan Anda hanya takut atau tidak mau memilih. Dan perlu Anda ingat, bahkan ketika Anda tidak memilihpun itu sudah menjadi sebuah pilihan. Ingin solusi dari masalah Anda? Hati Anda tahu jawabannya.

Mau dibawa kemana hidup Anda? Hati Anda juga tahu arahnya. Yang perlu Anda lakukan hanya bertanya, lalu mendengar jawabannya.

“Wherever you go, go with all your heart.” Confucius

 

Membesarkan Hati

Kita cenderung lebih suka menuntut atas hak kita, dan kadang kala terpeleset dan lupa dengan hal yang sudah sepatutnya kita berikan.

 

Contoh yang paling seder- hana, soal materi dan doa. Sudahkah Anda mendoakan sumber mata pencaharian Anda?

Apakah itu perusahaan tempat Anda bekerja, usaha yang sedang Anda jalani, orang tua, pasangan, atau mungkin anggota keluarga lain. Doa yang baik, akan memberikan jawaban yang baik.  

“Prayers go up and blessings come down” Anonymous 

 

Jangan sekali-kali Anda kencing di sumber mata air yang airnya juga Anda gunakan untuk minum, cuci baju atau mandi. Kalau Anda suka uangnya, tidak usah meng- injak-injak sumbernya. Terlebih lagi jika keluarga Anda hidup dari situ. Jika Anda punya waktu untuk menuntut bonus dan naik gaji, Anda tentu punya waktu berdoa agar perusahaan tempat Anda bekerja selalu mendapat untung. 

Haruskah kita berdoa jika kita mendapatkan apa yang kita mau terlebih dulu? Rasanya tidak. Mendoakan seseorang atau sesuatu itu memang membutuhkan kebesaran hati. Milikilah…itu sangat baik untuk hidup Anda. 

“The best gifts come from the heart, not the store.” Sarah Dessen

Leave a Comment