Jurus playboy – Ep Pendekatan

PENDEKATAN

Kebanyakan cowok takut berjalan mendekati cewek yang belum mereka
kenal, memperkenalkan diri mereka, dan berusaha membangun
ketertarikan.

Jika Anda tidak mengetahui sistem untuk memahami di fase mana Anda
berada atau mengetahui caranya lanjut ke fase berikutnya, rasanya
mustahil. Di bab ini, saya akan mengangkat masalah itu secara langsung
dan memastikan bahwa Anda mengetahui segala hal yang Anda perlu
tahu tentang pendekatan. Kita tidak hanya akan berbicara tentang apa
yang harus dilakukan ketika Anda sampai di sana dan apa yang harus
dikatakan dan bagaimana menjalaninya—kita juga akan mendiskusikan
cara untuk menghilangkan rasa takut yang dikenal sebagai kecemasan
pendekatan (approach anxiety).
Cowok yang memainkan peran gender laki-laki memiliki sesuatu yang
disebut mekanisme pendekatan (approach mechanism). Mekanisme
pendekatan adalah penggerak alami yang membuat Anda ingin berbicara
dengan cewek yang Anda taksir. Jika seorang cowok punya mekanisme pendekatan yang kuat dan solid, ia dianggap percaya diri, dan akan
mendekati cewek secara langsung dan menarik perhatian lebih banyak
cewek.
Cewek—kecuali yang memainkan peran gender laki-laki—tidak memiliki
mekanisme pendekatan. Alih-alih, mereka memiliki sesuatu yang disebut
mekanisme penyaringan (filtering mechanism). Jika seorang cewek tidak
memiliki mekanisme penyaringan yang cukup kuat, ia tidak akan menarik
perhatian cowok yang tepat untuknya.
Jadi apa yang terjadi jika seorang cowok memiliki mekanisme
pendekatan yang buruk? Seorang cowok dengan mekanisme pendekatan
yang buruk dianggap sebagai cowok yang lemah atau submisif,
dibandingkan cowok dengan mekanisme pendekatan yang kuat. Jika
seorang cewek memiliki mekanisme penyaringan yang lemah, ia akan
mendapati dirinya tertarik ke dalam hubungan yang buruk lagi dan lagi
dan lagi. Perbedaan antara kedua mekanisme ini menjelaskan mengapa
cowok dianggap lebih bernilai dibanding teman-temannya ketika ia
bercinta dengan banyak cewek, dan cewek dianggap kurang bernilai
dibanding teman-temannya jika ia bercinta dengan banyak cowok.
Tidak bercinta dengan banyak cewek berarti bahwa seorang cowok
memiliki mekanisme pendekatan yang buruk; itu berarti ia tidak mampu
menarik perhatian cewek atau mendekati cewek. Kegagalan ini akan
memengaruhinya baik secara sosial maupun secara percintaan. Bagi
cewek, bercinta dengan banyak cowok berarti bahwa ia memiliki
mekanisme penyaringan yang buruk. Ini juga akan memengaruhinya baik
secara sosial maupun secara percintaan.
Tiap-tiap kelemahan ini berujung pada bencana. Jika Anda memiliki
mekanisme pendekatan yang buruk, Anda tidak akan bertemu tipe cewek
yang Anda inginkan, dan Anda tidak akan mendapatkan jenis pengalaman yang Anda perlu miliki untuk benar-benar menarik perhatian cewek yang
Anda taksir. Cewek yang memiliki mekanisme penyaringan yang buruk
tidak akan pernah mampu menyaring cowok yang tidak tepat untuknya
dan tidak akan pernah mampu menarik perhatian tipe cowok yang bisa
membuatnya bahagia dan memberinya manfaat.
Kondisi lemahnya mekanisme pendekatan, seperti yang saya sebutkan
tadi, disebut kecemasan pendekatan (approach anxiety). Kecemasan
pendekatan adalah rasa takut yang luar biasa bahwa Anda akan ditolak
saat Anda mendekati cewek, yang biasanya muncul tepat sebelum Anda
berbicara dengannya. Beberapa cewek mengidap kondisi yang disebut
kegagalan penyaringan (filter failure), tetapi kita tidak akan terlalu
membahasnya di buku ini.
Gejala kecemasan pendekatan meliputi rasa gugup yang ekstrim,
kurangnya konsentrasi, dan meluapnya emosi. Anda juga akan memulai
proses penciptaan dalih, yang berarti bahwa Anda akan mulai
menciptakan banyak dalih supaya Anda tidak perlu dan tidak harus
mendekati seorang cewek, dan otak emosional dan logika Anda akan
saling berkelahi satu sama lain. Masalahnya, seperti yang Anda ketahui,
adalah bahwa Anda tidak boleh membuat keputusan menggunakan otak
emosional Anda.
Untuk menggantinya, otak emosional Anda akan mulai meniru otak logika
Anda, membuat Anda merasa seimbang dan terkendali dalam situasi
tersebut. Aktivitas ini akan menghasilkan alasan bagi Anda untuk tidak
mendekati cewek yang walaupun tidak logis sama sekali, tetapi
terdengar cukup bijak dalam situasi tersebut, sehingga otak logika Anda
menyetujuinya.
Saya telah mendengar ribuan dalih-dalih ini, dan tak satupun dari dalih-
dalih ini yang benar. ―Aku ga bisa mendekatinya. Udaranya dingin banget.‖ ―Lagi ada banyak orang di sini.‖ ―Aku masih belum puas
minum.‖ ―Aku ga bisa mendekatinya karena dia cuma mau dekat sama
cowok tinggi.‖ ―Dia terlalu cantik buat saya.‖ Apapun dalihnya, satu-
satunya fakta yang dilibatkan dalam proses tersebut adalah bahwa dalih-
dalih ini mencegah Anda untuk mendekati cewek dan menyebabkan Anda
kehilangan kesempatan berharga.
Alasan tubuh Anda bereaksi seperti itu, semerugikan itu, disebut
mekanisme penjagaan-diri (self-preservation mechanism). Mekanisme ini
adalah teknik yang seluruh bagian tubuh gunakan untuk membuatnya
selamat (dan itu sebabnya terkadang disebut juga mekanisme
penyelamat—survival mechanism). Mekanisme ini menjaga Anda dari
situasi yang secara potensial mengancam keselamatan dan sistem
kepercayaan Anda dengan memberikan alasan bagi Anda untuk tidak
memasuki situasi tertentu sejak awal.
Jadi apa yang harus Anda lakukan ketika ini terjadi? Bagaimana cara
Anda mengesampingkan proses alami tubuh Anda untuk menyingkirkan
kecemasan pendekatan? Hanya ada satu cara untuk menyingkirkannya
dengan baik: teruslah berlatih. Jika Anda tidak terus berlatih
mengalahkannya, kecemasan pendekatan Anda akan datang lagi.
Anggaplah kemampuan sosial Anda seperti otot. Otot ini sama seperti
otot-otot lain di tubuh Anda—jika Anda melatihnya, otot Anda akan
bertambah kuat, dan jika tidak, akan bertambah lemah. Jika Anda tidak
melatihnya dalam waktu lama dan tiba-tiba Anda memutuskan untuk
berlatih, otot Anda akan kesakitan dan Anda akan kelelahan. Begitu
juga, jika Anda tidak mendekati orang dalam waktu lama dan tiba-tiba
Anda memutuskan untuk melakukannya, Anda akan merasakan reaksi
yang luar biasa dari―otot sosial‖ Anda. Rasanya akan sakit sekali sampai
Anda tidak bisa maju lagi. Rasa sakit itu bermanifestasi menjadi rasa sakit emosional, membuat
penolakan terasa jauh lebih menyakitkan dari biasanya. Saya tahu
rasanya tidak enak, tetapi itu normal dan alami. Lihatlah sisi positifnya:
itu berarti Anda benar-benar telah melatih ―otot sosial‖ Anda dan
mengambil langkah untuk mengalahkan kecemasan pendekatan, dan itu
hal yang bagus!
Kelelahan yang datang setelah melatih ―otot sosial‖ Anda muncul dalam
bentuk rasa lelah fisik. Setelah berbicara dengan banyak orang, banyak
berkomunikasi, dan beraktivitas sosial, Anda akan kelelahan. Anda tidak
serta-merta ingin ke gym dan melakukan bench-press 350 pon setelah
tidak berlatih fisik selama tiga tahun, kan? Untuk meraih tujuan
tersebut, Anda harus berlatih sedikit demi sedikit setiap hari dan pelan-
pelan menambah beban yang Anda pakai sampai Anda benar-benar
mampu mengangkat beban yang Anda inginkan. Kemampuan sosial Anda
juga tak ubahnya. Jika Anda mulai beraktivitas sosial setelah sekian lama
tidak melakukannya, Anda tidak akan mampu melakukan aktivitas sosial
sebaik dulu. Mula-mula, jangan langsung berharap untuk mendekati
cewek terseksi di bardan berhasil meraih perhatiannya. Tidak akan
terjadi seperti itu. Awalnya akan sedikit sulit, tetapi setelah Anda
menciptakan sistem kepercayaan dalam kepribadian sosial Anda,
kemampuan sosial Anda akan mulai berubah.
Ingatkah Anda ketika kita berbicara tentang bagaimana bahasa tubuh
dikontrol oleh emosi dan emosi dikontrol oleh bahasa tubuh? Emosi yang
Anda alami ketika mendekati cewek cantik adalah cemas, gugup, dan
takut, benar? Perasaan-perasaan tersebut muncul karena ada sistem
kepercayaan yang mengendalikannya yang memberitahu Anda bahwa
Anda bukanlah jenis cowok yang langsung mendekati cewek yang Anda
taksir; Anda adalah jenis cowok introvert yang menutup diri. Sistem kepercayaan itulah yang mengendalikan emosi Anda, jadi Anda
memiliki respon emosional kapanpun Anda bertindak di luar itu yang
mencoba memperingatkan Anda bahwa Anda bertindak berlawanan
dengan sistem kepercayaan Anda.Jenis respon emosional ini mungkin
tidak bekerja produktif jika Anda sedang mendekati seorang cewek,
tetapi mereka sebenarnya berguna jika digunakan di keadaan lain. Jika
Anda yakin Anda akan ditabrak mobil ketika Anda menyeberang jalan
tanpa lihat-lihat, misalnya, Anda akan memiliki respon emosional setiap
kali Anda berjalan menyeberangi jalan tanpa melihat mobil yang
melintas. Seperti itulah kecemasan pendekatan. Itu hanya sebuah respon
yang membua Anda tahu bahwa Anda bertindak di luar sistem
kepercayaan Anda.
Yang harus Anda lakukan untuk menghapuskan kecemasan pendekatan
selamanya adalah dengan mengubah sistem kepercayaan Anda. Anda
harus tahu, sedalam-dalamnya dan seyakin-yakinnya, bahwa Anda
bukanlah tipe cowok yang langsung mendekati siapapun yang ia taksir.
Ketika Anda berubah menjadi tipe cowok seperti itu lalu Anda mendekati
cewek yang bertanya ―Mau apa kamu?‖ Anda tidak akan memandang
pertanyaannya sebagai bentuk penolakan sebagaimana Anda dulu
memandangnya. Alih-alih, Anda akan melihatnya sebagai pertanyaan
yang masuk akal dan menjawabnya dengan jawaban yang masuk akal
pula: ―Ya, saya selalu melakukan ini. Saya selalu mencoba ngobrol
dengan orang yang saya taksir.‖ Itulah jawaban sederhana yang akan
membawa Anda melewati halangan yang telah menghambat banyak
cowok lainnya.
Tetapi bagaimana cara Anda melakukannya? Bagaimana caranya menjadi
cowok seperti itu? Bagaimana caranya Anda menciptakan sistem
kepercayaan baru? Untuk menciptakan sistem kepercayaan baru, Anda harus membunuh
keraguan Anda. Untuk membunuh keraguan tersebut, Anda harus
melewati proses penciptaan sistem kepercayaan (belief creation
process)… Ingat tentangistilah ini dari bab-bab sebelumnya? Tahapan
pertama adalah tantangan, kemudian penerimaan. Anda harus katakan
kepada diri Anda sendiri ―Inilah saya‖ sampai otak Anda menerimanya
sebagai sebuah fakta. Satu cara untuk melakukannya adalah dengan
afirmasi (affirmation). Afirmasi adalah sebuah konsep yang menyatakan
bahwa jika Anda terus menerus mengatakan hal positif kepada diri Anda,
hal tersebut akan menjadi kenyataan. Katakan kepada diri Anda ―Saya
berani mendekati cewek yang saya taksir. Inilah diri saya.‖
Setelah Anda menerima pemikiran tersebut, Anda harus kemukakan
sistem kepercayaan baru tersebut dengan memberitahunya kepada orang
lain. Mulailah mengabarkannya kepada teman dan berlanjut ke orang
asing, dan teruslah berlatih sampai Anda nyaman mengatakannya ke
semua orang. Setelah Anda menyelesaikan tahap kedua, Anda siap untuk
diuji dan menerima timbal balik.
Ujilah sampai sistem itu tidak bekerja. Segera setelah sistem tersebut
tidak bekerja, ambil semua informasi yang Anda peroleh dari kegagalan
sistem tersebut lalu ubah sampai itu benar-benar bekerja sempurna.
Semua orang adalah sumber timbal balik yang potensial karena semua
orang yang Anda dekati akan memberikan reaksi yang berbeda-beda.
Bereksperimen dengan berbagai jenis orang akan mengajari Anda cara
untuk merasa aman menerapkan sistem kepercayaan baru Anda di
berbagai situasi.
Tahap terakhir adalah pengajuan. Ajukan sistem kepercayaan Anda ke
otak Anda dan gunakan sistem yang baru ini untuk menggantikan sistem
kepercayaan lama yang usang. Ikuti tahap-tahap ini, dan Anda akan
menaklukan kecemasan pendekatan tersebut. Ingat dalam kepala Anda bahwa Anda akan terus menerima timbal balik dari sumber eksternal
jauh setelah Anda mengintegrasikan sistem kepercayaan Anda dengan
konsep diri Anda, jadi Anda perlu memastikan bahwa lingkungan Anda
selalu sejalan dengan sistem kepercayaan Anda. Jika sewaktu-waktu
lingkungan Anda memberi respon yang berlawanan—bahwa Anda
bukanlah jenis cowok yang berani mendekati cewek yang Anda taksir—
Anda harus kembali dan memaksa diri Anda untuk berani melakukan
pendekatan tersebut sampai Anda memperoleh hasil yang menguatkan
kepercayaan Anda.
Ada dua jenis penguatan (reinforcement): penguatan eksternal (external
reinforcement) dan penguatan internal (internal reinforcement).
Penguatan eksternal adalah timbal balik yang Anda peroleh dari orang
lain, sementara penguatan internal adalah tahap awal proses yang
sedang kita diskusikan, ―penerimaan‖, di mana di proses ini Anda
memegang erat kepercayaan Anda tak peduli apakah orang lain
mempercayainya juga atau tidak. Anda harus memiliki kedua jenis
penguatan ini; tidak baik untuk hanya memiliki salah satunya. Jika Anda
hanya menerima timbal balik dari orang lain tetapi tidak menerima opini
dan kepercayaan Anda sendiri, Anda akan terus menerus mencari
persetujuan dari orang lain. Jika, di lain pihak, Anda bergantung pada
persetujuan Anda sendiri tetapi tidak memperoleh persetujuan orang
lain, Anda akan selalu berada dalam penolakan dan Anda tidak akan bisa
terhubung dengan orang-orang yang berinteraksi dengan Anda. Jika Anda
merasa Anda memiliki salah satu penguatan terlalu banyak sementara
penguatan yang lain terlalu sedikit, Anda perlu menyesuaikannya supaya
seimbang dan kembali memperbaiki sistem kepercayaan Anda.
Saya mendengar banyak cowok berkata ―Tapi saya ini introvert. Saya
bukan tipe cowok yang suka jalan-jalan dan ngobrol dengan orang untuk
sekadar memuaskan rasa ingin tahu.‖ Jika dalih ini familiar bagi Anda, saya punya info penting buat Anda! Seorang cowok bernama Wyatt
Woodsmall mengajari saya konsep ini. Wyatt Woodsmall adalah
mentornya Tony Robbins, pembicara motivasi dan neurolinguistic
programming yang sangat terkenal yang mungkin Anda pernah pernah
dengar telah sangat berhasil dengan programnya. Wyatt Woodsmall
pernah memberitahu saya bahwa untuk mengembangkan diri Anda, Anda
harus menjadi bukan Anda. Anda tidak bisa bilang ―Wah, saya ga seperti
itu. Saya ga akan berlaku begitu. Saya bukan orang seperti itu.‖ Anda
tidak bisa memiliki kepercayaan yang membatasi seperti itu karena jika
Anda memilikinya, Anda tidak akan berkembang.
Untuk menjadi orang yang benar-benar bernilai, Anda harus menjadi
bukan diri Anda. Selama Anda terbuka untuk menjadi bukan Anda, Anda
akan terus berkembang sampai Anda berubah menjadi versi terbaik diri
Anda, dan inilah tujuan utamanya.
Impuls awal yang Anda rasakan yang mendorong Anda untuk mendekati
seorang cewek terhalang oleh rasa takut dalam satu atau dua detik. Jika
Anda melakukan pendekatan sebelum ini terjadi, Anda akan menerobos
otak Anda dan melewati faktor keraguan tersebut. Jika Anda tidak
bertindak dalam selang waktu tersebut, proses penciptaan dalih dalam
otak Anda akan mulai berfungsi. Waktu yang dibutuhkan bagi otak
emosional Anda untuk menciptakan dalih dan mengirimkannya ke otak
logika Anda untuk disetujui adalah sekitar satu sampai dua detik,
terkadang tiga detik, jadi lakukanlah pendekatan secepat mungkin. Anda
harus selalu menjadi pemenang dalam lomba cepat-cepatan dengan otak
Anda ini.
Anda juga perlu menangani sensitivitas Anda terhadappenolakan. Satu-
satunya perbedaan antara cowok yang berhasil dan yang tidak berhasil
merebut perhatian cewek adalah bahwa cowok yang berhasil tidak
terlalu terganggu oleh penolakan dibanding cowok yang tidak berhasil. Cowok Playboy berani mendekati seratus cewek dan ditolak oleh lima
puluh cewek. Cowok yang tidak berhasil mungkin hanya mendekati lima
cewek dan ditolak oleh dua atau tiga cewek. Masalahnya di sini adalah
cowok yang tidak berhasil ini hanya melakukan dua atau tiga interaksi
positif, sementara cowok yang berhasil melakukan lima puluh interaksi
positif. Bahkan jika Anda memandangnya sebagai sebuah permainan
angka, cowok yang sensitif dengan penolakan tidak akan bertemu cewek
idamannya secepat cowok yang tidak terpengaruh oleh penolakan, jadi
lakukanlah apapun yang dibutuhkan untuk menaklukan rasa takut akan
penolakan tersebut.
Satu cara untuk menghindarkan Anda dari rasa takut yang berlebihan ini
adalah dengan memiliki niat yang jelas. Apa yang sebenarnya Anda
inginkan dari interaksi Anda dengan seorang cewek, dan mengapa Anda
ingin mendekatinya? Untuk saat ini, jawaban Anda haruslah bahwa Anda
mendekatinya untuk menguji kemampuan Anda dan mengetahui apa
yang tidak berfungsi sehingga Anda bisa meningkatkan kemampuan Anda
menarik perhatian cewek. Itu saja. Anda tidak melakukan pendekatan
untuk memperoleh reaksi positif. Satu perbedaan terbesar yang saya
sadari antara cowok yang belajar dengan cepat di bawah bimbingan saya
dengan cowok yang lambat adalah cowok yang cepat belajarmelakukan
pendekatan dengan niat untuk berkembang dan mencari hal-hal yang
tidak berjalan semestinya. Tujuan utama mereka adalah mempelajari
suatu kemampuan, itu saja! Mereka tidak mencoba membangun
ketertarikan atau mencoba mencari cewek untuk diajak bercinta.
Cowok-cowok yang mencoba meraih hasil tertentu malah justru gagal
karena mereka tergantung pada hasil.
Ketergantungan terhadap hasil (outcome dependency) membunuh daya
tarik. Cowok yang terlalu berfokus pada hasil mendekati cewek hanya
untuk membuktikan bahwa ia mampu mewujudkan hasil yang ia inginkan, bukan untuk keinginan lain yang lebih nyata. Ini adalah
perilaku yang sangat egois dan justru akan melawan dirinya sendiri.
Jangan jadi cowok seperti itu. Teruslah melakukan pendekatan dengan
niat untuk mencari apa yang belum bekerjasampai Anda justru merasa
perlu merusak sesuatusupaya usaha Anda membuahkan hasil! Ketika
Anda tiba di titik di mana Anda harus secara aktif mencoba
mengacaukan interaksi Anda dengan seorang cewek, Anda akan lupa
segala hal yang telah Anda pelajari tentang pendekatan dan akhirnya
melakukannya secara natural. Semua hal yang perlu dilakukan
setelahnya adalah terus melatih kemampuan sosial Anda sehingga
kemampuan tersebut tidakmelemah.
Ingatkan Anda tentang mobil yang tadi kita bicarakan di bagian
pendahuluan? Mempelajari cara mendekati cewek hampir sama seperti
mendorong mobil. Awalnya sulit. Mendorong selangkah awal saja rasanya
sulit sekali dan Anda akan tergoda untuk menyerah. Tetapi setelah
mobilnya berhasil terdorong, mobilnya akan terus bergerak maju akibat
momentum geraknya sendiri.
Sekarang Anda punya dua opsi. Jika mobilnya bergerak tanpa usaha
maksimal dari Anda dan Anda berhenti mendorongnya, mobilnya nanti
akan berhenti sendiri. Sebaliknya, jika Anda beristirahat dan berpikir
―Tugas saya sudah selesai. Saya sudah melakukan semua yang
dibutuhkan untuk memperoleh kemampuan mendekati cewek dengan
berhasil,‖ kemajuan Anda akan stagnan. Ketika Anda berhenti
mendorong mobil, mobilnya juga akan berhenti dan ketika Anda berhenti
belajar, Anda harus mengumpulkan usaha besar untuk membangun
kembali kemampuan sosial Anda.
Jadi pilihlah opsi kedua. Pastikan Anda secara konstan melatih
kemampuan Anda, dan pastikan Anda melakukan segalanya yang dibutuhkan untuk mempertahankannya setelah terasah dengan baik.
Akan ada banyak informasi tentang hal ini di Members Only Area, jadi
kunjungilah!

Leave a Comment